Buruh Tani Dilaporkan Hilang, Diduga Hanyut di Sungai Kemapag Desa Gumirih Kecamatan Singojuruh Banyuwangi

Seorang buruh tani bernama Alapi Hariyono (63) dilaporkan hilang diduga hanyut di aliran Sungai Kemapag, Dusun Kumbo, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi

Jan 9, 2026 - 10:17
Jan 9, 2026 - 10:17
 0
Buruh Tani Dilaporkan Hilang, Diduga Hanyut di Sungai Kemapag Desa Gumirih Kecamatan Singojuruh Banyuwangi
Proses pencarian buruh tani yang diduga hanyut di Sungai Kemapag Desa Gumirih Kecamatan Singojuruh

KABAR RAKYAT, BANYUWANGI - Seorang buruh tani bernama Alapi Hariyono (63) dilaporkan hilang diduga hanyut di aliran Sungai Kemapag, Dusun Kumbo, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Kamis (08/01/26). Hingga Kamis malam, korban belum berhasil ditemukan.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga ke Polsek Singojuruh sekitar pukul 16.00 WIB. Korban diketahui merupakan warga Dusun Kumbo RT 01 RW 02, Desa Gumirih, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani.

Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi sekaligus kakak korban, Endang Suyitno, korban sempat terlihat berteduh di pondok sawah miliknya sekitar pukul 15.00 WIB akibat hujan deras.

“Setelah hujan reda, saksi sempat pulang ke rumah mengantar hasil panen dan melihat korban masih berada di pondok. Namun saat saksi kembali ke lokasi untuk menjemput istrinya, korban sudah tidak terlihat,” ujar AKP Achmad Rudy, Jumat (09/01/26).

Saksi sempat mengira korban telah pulang ke rumah. Namun hingga malam hari korban tak kunjung kembali. Sekitar pukul 19.00 WIB, keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian dengan menyusuri area persawahan dan aliran sungai.

“Dalam pencarian itu, warga hanya menemukan mesin potong rumput milik korban yang tersangkut di ranting pohon sekitar 500 meter dari lokasi korban biasa menyeberang sungai,” jelasnya.

Dugaan sementara, korban terpeleset dan hanyut saat melintasi sungai, terlebih kondisi cuaca saat kejadian hujan deras dan arus sungai cukup deras. Medan pencarian yang curam juga menyulitkan upaya evakuasi.

Petugas kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian, mencatat keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah desa setempat dan Basarnas Banyuwangi.

“Karena kondisi cuaca dan keterbatasan jarak pandang, pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pagi ini,” tegas AKP Achmad Rudy.

Hingga laporan ini dibuat, korban masih dalam pencarian. Warga disekitar lokasi diminta tetap waspada, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai ketika cuaca buruk.***

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow