Dedikasi Terakhir Anjar Dwi Pradipta, Wartawan Foto Tangguh Asal Lamongan

Dunia pers di Lamongan berduka atas wafatnya jurnalis foto muda berbakat, Anjar Dwi Pradipta. Dedikasi dan karya jurnalistiknya dikenang sebagai inspirasi bagi insan pers Lamongan.

May 29, 2026 - 09:00
 0
Dedikasi Terakhir Anjar Dwi Pradipta, Wartawan Foto Tangguh Asal Lamongan
Almarhum Anjar Dwi Pradipta saat mengikuti aksi damai penolakan RUU Penyiaran di depan Gedung Pemda Lamongan pada Mei 2024 lalu.

LAMONGAN – Dunia pers di Kabupaten Lamongan tengah diselimuti duka mendalam. Salah satu jurnalis visual muda berbakat, Anjar Dwi Pradipta, wartawan foto Jawa Pos Radar Lamongan dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (27/5/2026) malam.

Kepergian Anjar mengejutkan banyak pihak. Mulai keluarga besar, rekan seprofesi, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan merasa kehilangan sosok jurnalis yang dikenal tangguh dan berdedikasi tinggi.

Diketahui, almarhum sebelumnya sempat berjuang melawan penyakit tumor dan pernah menjalani operasi. Namun, kondisi kesehatannya dikabarkan menurun dalam beberapa waktu terakhir.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Anjar sempat memberikan isyarat perpisahan yang membekas di hati sang ibunda, Ibu Elis.

“Sebelum almarhum berpulang, saya sempat berbisik dan bilang ke dia, ‘jangan pergi dulu ya, nanti ibu ke sini lagi’. Kemudian almarhum melihat saya dan bilang ‘oke’ sambil menunjukkan gestur jempolnya. Ternyata itu menjadi komunikasi terakhir kami,” tutur Ibu Elis dengan nada tegar di rumah duka.

Semasa hidupnya, Anjar dikenal sebagai jurnalis visual yang memiliki integritas tinggi di dunia pers Lamongan.

Melalui bidikan kameranya, ia aktif mengabadikan berbagai peristiwa penting, mulai pembangunan daerah, realitas sosial masyarakat, hingga aksi solidaritas pekerja media.

Salah satu kiprah yang masih dikenang ialah keterlibatannya dalam aksi damai penolakan RUU Penyiaran di depan Gedung Pemda Lamongan pada Mei 2024 lalu.

Dedikasinya di lapangan membuat almarhum dihormati banyak pihak, baik sesama wartawan maupun mitra kerja di lingkungan pemerintahan.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi yang hadir langsung memimpin prosesi pelepasan jenazah pada Kamis (28/5/2026) pagi, turut menyampaikan rasa kehilangan mendalam.

“Beliau merupakan wartawan yang baik dan pekerja keras. Dedikasinya dalam mengawal program pembangunan serta menyampaikan informasi visual kepada masyarakat melalui jurnalisme foto sangat luar biasa,” ujar Yuhronur.

Menurutnya, almarhum juga dikenal sebagai pribadi yang sering memberikan motivasi dan energi positif kepada rekan-rekan jurnalis di lapangan.

Selain dikenal rendah hati dan mudah bergaul tanpa memandang senioritas, Anjar juga memiliki kecintaan besar terhadap dunia sepak bola.

Kegemaran itu kerap ia bagikan bersama teman-temannya di sela aktivitas jurnalistik.

Kini langkah kaki dan bidikan lensa Anjar Dwi Pradipta memang telah berhenti. Namun karya serta dedikasi jurnalistik yang ditinggalkannya akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi jurnalis berikutnya di Lamongan.

Penulis : Yoga

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow