Kolaborasi dengan Karnaval SCTV, Pemkab Jember Perkuat City Branding "Miniatur Of Indonesia"

May 16, 2026 - 14:30
 0
Kolaborasi dengan Karnaval SCTV, Pemkab Jember Perkuat City Branding "Miniatur Of Indonesia"
Masyarakat Jember nampak memadati Alun-Alun Jember tempat dilaksanakannya Karnaval SCTV 2026 sejak pagi hari, Sabtu (16/5/26)

 KABAR RAKYAT, JEMBER — Pemerintah Kabupaten Jember menjadikan gelaran Karnaval SCTV 2026 sebagai salah satu instrumen strategis untuk memperkuat citra daerah dan mendorong Jember sebagai “miniatur of Indonesia” di tingkat nasional.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, sejak awal masa jabatannya mengambil langkah aktif membangun branding daerah melalui kolaborasi dengan media nasional, termasuk SCTV. Upaya tersebut diwujudkan dalam penyelenggaraan Karnaval SCTV yang kembali digelar pada 16–17 Mei 2026 di Alun-Alun Jember, setelah sebelumnya acara serua sukses digelar pada November 2025.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Jember Bobby Arie Sandy menyatakan, kerja sama ini tidak semata menghadirkan hiburan, tetapi bertujuan meningkatkan citra daerah guna menarik kunjungan dan investasi.

“Branding menjadi kunci. Ketika citra daerah naik, maka akan berdampak pada peningkatan kunjungan dan masuknya investor,” saat Podcast di akun Wadul Guse, Kamis (14/5/26).

Jember dinilai memiliki potensi kuat untuk mengusung konsep “miniatur of Indonesia”. Selain memiliki 31 kecamatan, daerah ini juga dihuni beragam latar belakang etnis yang mencapai 17 kelompok, sehingga mencerminkan keberagaman budaya, seni, dan kuliner.

Eksekutif Produser Karnaval SCTV Budi Utomo menyebut Jember sebagai daerah dengan potensi yang lengkap dan layak diangkat ke tingkat nasional. Selain dikenal melalui sejumlah figur publik, kekayaan budaya lokal dinilai menjadi daya tarik utama dalam penyelenggaraan karnaval. 

“Kita datang ke daerah untuk mengangkat potensi lokal. Di Jember ini lengkap, mulai dari budaya, kuliner, sampai kreativitas masyarakatnya. Bahkan konsep ‘miniatur Indonesia’ itu terlihat nyata di sini,” ujarnya.

Ia juga menilai kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember berjalan efektif karena adanya dukungan lintas sektor.

“Yang membuat kami yakin adalah semua pihak di Jember sangat support. OPD-nya aktif, komunitasnya hidup, dan masyarakatnya antusias. Ini jarang ditemukan,” katanya.

Event ini juga memberikan dampak ekonomi. Pemerintah Kabupaten Jember mencatat realisasi investasi pada 2025 mencapai Rp2,57 triliun atau meningkat sekitar 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, kegiatan berskala nasional ini turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM, perhotelan, dan jasa.

Selama karnaval berlangsung, berbagai potensi daerah ditampilkan, mulai dari produk lokal, destinasi wisata, hingga kesenian tradisional. Pemerintah memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana promosi untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing daerah.

Selain dampak ekonomi, kegiatan ini juga dinilai penting dalam memperkuat eksistensi budaya lokal. Sejumlah kesenian dan tradisi yang sebelumnya kurang terekspos mulai diperkenalkan kepada publik melalui siaran nasional.

Pemkab Jember menargetkan kolaborasi dengan media nasional dapat terus berlanjut sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengembangan daerah. Dengan pendekatan tersebut, Jember diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai daerah dengan identitas keberagaman yang merepresentasikan Indonesia dalam skala lokal.

 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow