HUT LSM Perkasa Situbondo, Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagi Sembako
LSM Perkasa memperingati HUT ke-6 dengan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian sembako kepada ratusan perempuan lansia di Kecamatan Kapongan, Situbondo. Kegiatan sosial ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus penguatan komitmen memperjuangkan hak-hak warga.
SITUBONDO – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perkasa mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, khususnya bagi warga lanjut usia (lansia), melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian paket sembako kepada ratusan perempuan lansia.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 LSM Perkasa.
Bakti sosial dipusatkan di kediaman Pendiri LSM Perkasa di Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo.
Ratusan lansia yang mengikuti kegiatan berasal dari lima desa di Kecamatan Kapongan dan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma sebelum menerima bantuan sembako.
Ketua LSM Perkasa, Sadek, mengatakan peringatan hari lahir organisasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen seluruh anggota dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama kelompok kecil dan warga yang tinggal di wilayah pedesaan.
Menurutnya, selama enam tahun perjalanan organisasi, LSM Perkasa kerap mendampingi masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan, mulai dari akses terhadap bantuan sosial hingga pendampingan dalam persoalan hukum.
"HUT ke-6 ini menjadi kilas balik niat utama kami. Kami sering menemukan masyarakat yang belum mendapatkan haknya, baik terkait bantuan sosial maupun persoalan hukum. Karena itu, perjuangan membela masyarakat kecil harus terus kami lakukan," ujar Sadek.
Ia menegaskan, semangat perjuangan tersebut harus diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan bakti sosial yang rutin digelar setiap momentum hari jadi organisasi.
"Pembagian sembako ini adalah gerakan nyata yang harus terus dilakukan siapa pun sebagai bentuk moral sosial. Jika memperjuangkan hak masyarakat adalah jihaa kepada sang ibunda, bukan kepada tamu undangan maupun perwakilan instansi yang hadir.
Ia menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada kedua orang tuanya yang telah menjadi pendidik pertama dalam kehidupan.
"Semua didikan, tutur kata, dan etika yang saya miliki merupakan hasil perjuangan kedua orang tua saya. Sekolah pertama saya adalah dari ibu dan bapak. Karena itu, penghormatan pertama pada hari ini saya persembahkan kepada ibu," ungkapnya.
Kegiatan HUT ke-6 LSM Perkasa juga dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Situbondo, Polres Situbondo, Kodim, Pemerintah Kecamatan Kapongan, serta pemerintah desa setempat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud dukungan terhadap kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan kepedulian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya kalangan lansia.
Penulis : Khairul
What's Your Reaction?