Anak Guru Ngaji dan Ketua Pengajian Berpeluang Dapat Beasiswa, Pemkab Jember Siapkan Program Tahun Ini

Jun 29, 2026 - 15:27
Jun 29, 2026 - 16:31
 0
Anak Guru Ngaji dan Ketua Pengajian Berpeluang Dapat Beasiswa, Pemkab Jember Siapkan Program Tahun Ini
Bupati Jember Muhammad Fawait dalam kegiatan Bunga Desaku, Kecamatan Sumberjamber, Senin (29/6/26).

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember kembali membuka program beasiswa bagi mahasiswa pada 2026. Dalam program tersebut, anak-anak guru ngaji dan ketua kelompok pengajian dipastikan memiliki peluang untuk menjadi penerima bantuan pendidikan.

Kepastian itu disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat menghadiri pertemuan guru ngaji dan Ketua Kelompok Pengajian dalam program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Senin (29/6/2026).

Fawait mengatakan pemerintah ingin memastikan tidak ada anak di Jember yang terhambat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi. Karena itu, para guru ngaji dan ketua kelompok pengajian diminta mendorong anak-anak mereka melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

"Tahun ini program beasiswa akan kami berikan lagi. Mudah-mudahan putra-putri panjenengan juga bisa mendapatkannya. Jangan sampai ada anak yang putus sekolah hanya karena persoalan biaya," katanya.

Menurut Fawait, pendidikan menjadi faktor utama yang menentukan masa depan seseorang, terlepas dari kondisi ekonomi maupun latar belakang keluarganya.

"Anak orang kaya belum tentu berhasil kalau tidak memiliki ilmu. Sebaliknya, anak dari keluarga sederhana bisa menjadi kiai, pejabat, atau orang sukses karena memiliki ilmu," ujarnya.

Ia mengungkapkan, program beasiswa tersebut merupakan kelanjutan dari bantuan pendidikan yang sebelumnya telah diterima lebih dari 7.000 mahasiswa asal Jember.

Selain menyampaikan program beasiswa, Fawait juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah daerah.

"Kalau sakit jangan bertahan di rumah karena alasan biaya. Berobat ke puskesmas gratis, ke rumah sakit gratis, termasuk persalinan juga gratis," katanya.

Pada kesempatan yang sama, ia memastikan pelayanan administrasi kependudukan, khususnya pembuatan kartu tanda penduduk (KTP), kini dapat diakses tanpa biaya di kantor kecamatan karena ketersediaan blanko telah kembali normal.

"Kalau ada pelayanan yang dipersulit, silakan laporkan melalui Wadul Guse," ujarnya.

Menutup sambutannya, Fawait mengajak masyarakat terus memperkuat nilai-nilai keagamaan dengan memperbanyak bersholawat sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat. (zan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow