MUBES XI IKSASS Bangkalan Jadi Penentu Arah Gerakan Alumni Nasional

IKSASS menggelar MUBES XI di Bangkalan pada 17–19 Mei 2026. Forum empat tahunan ini membahas arah gerakan organisasi, evaluasi AD/ART, hingga pemilihan Ketua Umum baru periode 2026–2030.

May 16, 2026 - 08:02
 0
MUBES XI IKSASS Bangkalan Jadi Penentu Arah Gerakan Alumni Nasional
Foto Istimewa

BANGKALAN — Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo (IKSASS) bakal menggelar Musyawarah Besar (MUBES) XI pada 17–19 Mei 2026 di Pondok Pesantren Salafiyah Sa’idiyah Buduran, Arosbaya, Bangkalan, Madura. 

Forum empat tahunan itu menjadi momentum penting menentukan arah gerakan organisasi sekaligus memilih kepemimpinan baru periode 2026–2030.

Mengusung tema “Sambung Juang IKSASS untuk Negeri yang Beradab dan Berperadaban”, MUBES XI disebut bukan sekadar agenda rutin organisasi. 

Forum ini diproyeksikan menjadi ruang konsolidasi besar alumni pesantren menghadapi tantangan sosial, kebangsaan, dan perubahan zaman.

Pondok Pesantren Salafiyah Sa’idiyah Buduran yang diasuh K.H. Syarif Damanhuri resmi ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan MUBES XI IKSASS tahun ini.

Penunjukan tersebut dinilai sebagai bentuk penghargaan terhadap kiprah alumni pesantren dalam menjaga tradisi keilmuan, memperkuat pengabdian masyarakat, hingga merawat jaringan sosial-keumatan di berbagai daerah.

Rangkaian kegiatan MUBES akan dimulai pada Ahad, 17 Mei 2026. Agenda awal diawali dengan ziarah ke maqbarah Syaikhona Kholil di Bangkalan sebelum peserta melakukan registrasi di lokasi kegiatan.

Suasana pembukaan MUBES XI dipastikan kental dengan nuansa religius dan tradisi kepesantrenan. Sejumlah agenda seperti pembacaan Aqoid Saeket, Ratibul Haddad, santunan anak yatim, hingga parade bendera rayon IKSASS dari berbagai daerah dijadwalkan meramaikan pembukaan.

Tak hanya itu, sejumlah tokoh nasional serta para pengasuh pesantren juga dijadwalkan hadir dalam agenda pembukaan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran alumni pesantren di tengah kehidupan kebangsaan.

Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, K.H.R. Ahmad Azaim Ibrahimy, turut diagendakan hadir memberikan arahan dan pandangan strategis kepada seluruh peserta forum.

Di balik agenda seremonial, MUBES XI IKSASS juga dipastikan akan menjadi arena pembahasan berbagai isu strategis organisasi melalui sidang pleno dan komisi yang melibatkan delegasi rayon dari berbagai wilayah.

Forum tersebut akan membahas penguatan prinsip perjuangan organisasi, evaluasi AD/ART, hingga penyusunan arah kebijakan IKSASS untuk lima tahun mendatang.

Pembahasan itu dinilai penting mengingat tantangan organisasi alumni pesantren saat ini semakin kompleks, mulai dari isu sosial-keagamaan, pemberdayaan kader, hingga penguatan kontribusi di tingkat nasional.

Pada hari terakhir, Selasa 19 Mei 2026, forum akan difokuskan pada pemilihan Ketua Umum Majelis Tanfidzi Pengurus Pusat IKSASS masa khidmah 2026–2030 serta pembentukan tim formatur kepengurusan baru.

Penutupan MUBES XI nantinya akan ditandai dengan tausiyah pengasuh serta pengumuman hasil pemilihan ketua umum. Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul juga direncanakan hadir dalam agenda penutupan tersebut.

MUBES XI IKSASS diharapkan tidak hanya melahirkan kepemimpinan baru, tetapi juga memperkuat konsolidasi alumni dalam menjaga nilai-nilai pesantren sekaligus memperluas kontribusi sosial dan keumatan di tingkat nasional.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow