Dua Jemaah Haji Asal Lamongan Meninggal Dunia di Makkah dan Madinah

Dua jemaah haji asal Lamongan meninggal dunia di Tanah Suci saat menjalankan ibadah haji. Pemerintah memastikan hak ibadah dan santunan keluarga tetap dipenuhi.

May 22, 2026 - 15:49
 0
Dua Jemaah Haji Asal Lamongan Meninggal Dunia di Makkah dan Madinah
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lamongan, Abdul Ghofur, memberikan keterangan kepada awak media terkait meninggalnya dua jemaah haji asal Lamongan di Tanah Suci, Kamis (21/5/2026). Pemerintah memastikan hak ibadah dan santunan bagi jemaah yang wafat tetap dipenuhi sesuai ketentuan.

LAMONGAN - Kabar duka datang dari Tanah Suci. Dua jemaah haji asal Kabupaten Lamongan dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

Kedua jemaah tersebut diketahui bernama Mat Sahid dan Sibiatun Saji. Mereka meninggal dunia di dua kota suci berbeda, yakni Makkah dan Madinah.

Mat Sahid merupakan warga Desa Sidodowo, Kecamatan Modo yang tergabung dalam Kloter 30 Surabaya. Sementara Sibiatun Saji adalah warga Kecamatan Pucuk yang masuk Kloter 33 Surabaya.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Lamongan, Abdul Ghofur, mengatakan Mat Sahid meninggal dunia di rumah sakit Arab Saudi setelah sempat menjalani perawatan medis.

"Jemaah atas nama Mat Sahid merupakan jemaah lanjut usia. Beliau meninggal dunia di rumah sakit Arab Saudi di Makkah karena sakit," kata Abdul Ghofur kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Sementara itu, Sibiatun Saji dilaporkan wafat saat masih berada di Madinah sebelum rombongannya diberangkatkan menuju Makkah.

Merespons peristiwa tersebut, Kemenhaj Lamongan memastikan langsung memberikan pendampingan kepada keluarga jemaah yang ditinggalkan.

"Kami dari Kemenhaj Lamongan hari Senin kemarin juga sudah takziah ke rumah duka. Prinsipnya, jika ada jamaah haji yang meninggal, maka kami melakukan kunjungan ke rumah duka sejak dulu," ujarnya.

Abdul Ghofur menegaskan pemerintah menjamin seluruh hak jemaah yang wafat tetap terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Hajinya akan dibadalkan oleh petugas haji. Jadi keluarga tidak perlu khawatir karena ibadah hajinya tetap disempurnakan," jelasnya.

Selain itu, jenazah jemaah yang meninggal dunia di Makkah dipastikan dimakamkan secara layak di pemakaman khusus jamaah haji dan disalatkan di Masjidil Haram.

"Jenazah akan dimakamkan di pemakaman khusus jamaah haji yang meninggal di Makkah dan disalatkan di Masjidil Haram," tambahnya.

Tak hanya soal ibadah dan pemakaman, pemerintah juga memastikan santunan asuransi kematian bagi jemaah akan langsung diproses melalui sistem tanpa prosedur berbelit.

"Asuransi meninggal dunia akan otomatis diproses melalui sistem dan masuk ke rekening jamaah," pungkas Ghofur.

Foto: Kepala Kementerian Haji dan Umrah Lamongan, Abdul Ghofur, saat memberikan keterangan terkait dua jemaah haji asal Lamongan yang meninggal dunia di Tanah Suci.

 

Penulis : Yoga

 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow