Pekan Pendidikan Berkah Bondowoso Dorong Kreativitas Siswa Berbasis Kearifan Lokal

Pekan Pendidikan Berkah Bondowoso menjadi ajang siswa SD hingga SMP mengekspresikan kreativitas berbasis kearifan lokal melalui berbagai lomba, mulai gobak sodor hingga comic science.

Apr 9, 2026 - 16:18
 0
Pekan Pendidikan Berkah Bondowoso Dorong Kreativitas Siswa Berbasis Kearifan Lokal
Suasana lomba bola voli dalam rangka Pekan Pendidikan Berkah Bondowoso di Alun-Alun, yang diikuti ratusan siswa dari berbagai sekolah dengan antusiasme tinggi, disaksikan langsung oleh warga dan wali murid

BONDOWOSO – Pekan Pendidikan Berkah di Kabupaten Bondowoso menjadi ruang ekspresi bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas dengan mengangkat kearifan lokal. Kegiatan ini berlangsung meriah dengan berbagai lomba, mulai dari olahraga hingga kompetisi berbasis sains.

Ratusan siswa bersama wali murid dari jenjang SD hingga SMP se-Bondowoso turut ambil bagian dalam ajang yang digelar Dinas Pendidikan setempat tersebut. 

Antusiasme peserta terlihat dari ramainya lokasi kegiatan di berbagai titik.

Beragam lomba digelar dengan memadukan unsur tradisional dan modern. Tercatat, belasan cabang lomba diselenggarakan di sejumlah lokasi berbeda, menghadirkan nuansa kompetisi yang variatif.

Salah satu yang menarik perhatian adalah lomba gobak sodor dan bola voli yang digelar di Alun-Alun Bondowoso.

Permainan tradisional ini menjadi daya tarik tersendiri karena jarang ditemui dalam ajang formal pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara nilai tradisional dan perkembangan modern.

“Autentik, tetapi tidak meninggalkan hal-hal modern. Makanya ada lomba gobak sodor dan bola voli di alun-alun, tetapi juga ada lomba comic science di SMP 7 Bondowoso,” ujarnya, Senin (7/4/2026).

Menurut Taufan, skema lomba tahun ini dibuat lebih terintegrasi agar semakin banyak siswa memiliki kesempatan untuk berpartisipasi.

Dia menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya peserta lomba cenderung didominasi oleh siswa yang sama. Kini, setiap lomba diikuti peserta berbeda sehingga peluang lebih merata.

“Biasanya lomba matematika pesertanya itu-itu saja. Sekarang tidak. Lomba disatukan supaya banyak anak bisa ikut dan punya kesempatan berekspresi serta unjuk bakat,” tuturnya.

Tak hanya sebagai ajang kompetisi, Pekan Pendidikan Berkah juga diarahkan untuk membentuk karakter siswa. Melalui berbagai lomba, peserta didorong mengasah kemampuan berpikir logis dan kritis.

Selain itu, kegiatan ini juga mendorong siswa untuk lebih kreatif, inovatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

Di tengah keterbatasan anggaran, Dinas Pendidikan Bondowoso tetap berupaya menyelenggarakan kegiatan secara optimal. Para pemenang mendapatkan penghargaan berupa uang pembinaan dan trofi bagi juara pertama hingga ketiga.

Untuk mendukung pelaksanaan, Dispendik menggandeng pihak swasta, salah satunya Mall KDS. Kolaborasi ini dinilai mampu memberikan dampak positif, baik bagi penyelenggara maupun masyarakat.

“Setidaknya ada seribu anak yang datang. Itu tentu juga berdampak pada kunjungan ke lokasi,” kata Taufan.

Dia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya memenuhi standar dalam kehidupan, baik saat melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

“Kami ingin menyadarkan anak-anak bahwa dalam kehidupan ada standar yang harus dicapai agar bisa sukses,” pungkasnya.

Penulis Gafur Pong

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow