IKA PMII STAINH Situbondo Gandeng Kementerian UMKM, Ketua: Sejalan dengan Cita-cita Presiden Prabowo
IKA PMII STAINH Situbondo menggelar seminar nasional UMKM bersama Kementerian UMKM RI. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dan dirangkai santunan anak yatim.
KABAR RAKYAT,SITUBONDO – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) PMII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Huda Kapongan Situbondo menggandeng perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dalam kegiatan Seminar Nasional dan santunan Ramadan bagi puluhan anak yatim.
Kegiatan tersebut digelar di Aula SMP Negeri 1 Situbondo pada Minggu (8/3/2026).
Acara ini melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan dan organisasi mahasiswa lintas kampus.
Sejumlah organisasi yang hadir di antaranya kelompok organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), serta berbagai elemen mahasiswa lainnya.
Ketua IKA PMII STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo, Khoirul Rahman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program perdana sejak kepengurusan IKA PMII terbentuk.
“Alhamdulillah, ini adalah kegiatan perdana yang memang sengaja digelar dengan menggandeng berbagai organisasi lintas sektor, khususnya pelaku UMKM yang memang menjadi salah satu identitas khas Kabupaten Situbondo,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, panitia juga menghadirkan sejumlah narasumber dari Kementerian UMKM RI, di antaranya Irwansyah Putra Panjaitan, Deputi Inkubasi dan Digitalisasi Wirausaha, serta Muhammad Firdaus, Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro.
Selain itu, hadir pula akademisi sekaligus Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba Indonesia MUI, Dr. Ir. Noor Sidharta, M.H., MBA, yang memberikan pandangan mengenai penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM.
Khoirul menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelaku UMKM, anak yatim, hingga puluhan penyandang disabilitas.
Menurutnya, masa depan perkembangan UMKM sangat bergantung pada peran generasi muda, khususnya mahasiswa yang mampu berkolaborasi dengan pelaku usaha serta pemerintah.
“Keberadaan dan keberlanjutan UMKM ke depan ada di tangan mahasiswa dan para pelaku UMKM. Namun perkembangannya akan lebih signifikan jika terjadi kolaborasi yang efektif antara mahasiswa, UMKM, dan stakeholder pemerintahan,” jelasnya.
Ia berharap seminar nasional dan santunan Ramadan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan UMKM di Situbondo.
“Semoga kegiatan ini menjadi strategi baru dalam mengembangkan UMKM secara praktik sekaligus meningkatkan nilai spiritual melalui kegiatan berbagi di bulan Ramadan,” katanya.
Khoirul juga berharap sinergi antara IKA PMII STAINH, pelaku UMKM, serta pemerintah dapat terus terjalin untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Harapan besar kami, kolaborasi ini bisa menjadi langkah konkret agar Kabupaten Situbondo semakin maju dan berkembang,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan sektor UMKM sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa salah satu cita-cita Presiden Prabowo adalah mendukung keberlanjutan UMKM agar lebih maju dan berkembang, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan,” pungkasnya.
Penulis: Khairul
What's Your Reaction?