Lewat Safari Ramadan, Bupati Jember Perkuat Peran Kader Posyandu Tekan Stunting
KABAR RAKYAT, JEMBER - Bupati Jember Muhammad Fawait, memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menyapa para kader Posyandu se-Kecamatan Kalisat, di Kantor Desa Sumberjeruk, Senin (9/3/2026) siang.
Kegiatan ini dimanfaatkan untuk memperkuat peran kader Posyandu dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Jember.
Dalam kegiatan bertajuk Gus Fawait Menyapa tersebut, pemerintah daerah tidak hanya menjalin silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga menyosialisasikan berbagai program prioritas daerah, sekaligus menyerap aspirasi dari para relawan kesehatan di tingkat desa.
“Alhamdulillah, kami membuat kegiatan Gus Fawait Menyapa selama periode Ramadan. Agendanya hampir sama seperti biasanya, hanya saja ada nuansa Ramadan. Kami juga mensosialisasikan program pemerintah seperti UHC, Peta Cinta, dan program lainnya,” ujar Fawait.
Menurutnya, sosialisasi secara langsung kepada masyarakat masih sangat diperlukan agar informasi terkait program pemerintah dapat diterima secara merata.
“Karena masyarakat Jember ini ada yang tinggal di kota dan ada yang di desa. Ada yang aktif menggunakan media sosial, ada juga yang tidak. Maka pemerintah perlu turun langsung untuk menyampaikan program-program tersebut,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fawait juga menegaskan, pentingnya peran kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka stunting serta menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, lanjutnya, telah membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk menangani persoalan tersebut.
Para kader Posyandu diharapkan dapat membantu melakukan pendataan serta identifikasi dini terhadap ibu hamil maupun anak-anak yang berpotensi mengalami stunting.
“Kita sudah membentuk satgas stunting, AKI dan AKB. Para kader Posyandu akan membantu satgas ini untuk mengidentifikasi ibu hamil serta anak-anak yang terindikasi stunting,” ungkapnya.
Data yang dihimpun oleh para kader nantinya akan ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan di puskesmas untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berharap upaya percepatan penurunan stunting di Jember dapat berjalan lebih efektif. (Rok)
What's Your Reaction?