Misi Kemanusiaan Gus Fawait: Melawan AKI dan AKB Lewat UHC

Apr 1, 2026 - 12:47
Apr 1, 2026 - 14:08
 0
Misi Kemanusiaan Gus Fawait: Melawan AKI dan AKB Lewat UHC
Bupati Jember Muhammad Fawait saat membesuk pasien UHC di salah satu rumah sakit di Jember , beberapa waktu lalu.

JEMBER Dimasa awal kepimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait dihadapkan dengan  tingginya Angka Kematian IBU (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Gus Fawait sapaan akrab Bupati Jember, melihat tingginya AKI dan AKB di daerahnya sebagai alarm kemanusiaan yang menuntut tindakan nyata.

Melalui penguatan program Universal Health Coverage (UHC), Pemkab Jember kini terus memastikan tidak ada lagi ibu yang bertaruh nyawa tanpa bantuan medis saat hamil hingga melahirkan.

Fawait menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dasar yang tidak boleh meilhat status sosial masyarakat.

“Kita punya target, akhir bulan April ini seluruh ibu hamil di Jember harus sudah di USG. Ini merupakan deteksi dini untuk memastikan kesehatna janin dan ibu, sehingga resiko persalinan dapat diminimalisir,” tegasnya, Rabu (1/4/26).

Fawait bertekad meski perbaikan infrastruktur seperti jalan dan irigasi terus berjalan sebagai program jangka menengah, sektor kesehatan ditempatkan sebagai prioritas mendesak (jangka pendek)yang dampaknya harus dirasakan seketika oleh rakyat.

“Membandingkan angka tidak bisa hanya per tiga bulan dengan data setahun penuh. Namun, kami pastikan bahwa UHC adalah instrumen utama untuk menurunkan AKI dan AKB. Salah satu faktor ketimpangan saat pertumbuhan ekonomi naik adalah akses kesehatan. Dengan UHC, kita meminimalisir hambatan bagi warga tidak mampu untuk mendapatkan layanan medis berkualitas," pungkas Gus Fawait.

Baginya, ekonomi yang tumbuh tidak akan berarti jika kualitas hidup manusianya tertinggal. Integrasi antara jaminan UHC dan kesigapan tenaga kesehatan di lapangan diharapkan mampu menciptakan "benteng" kesehatan yang kokoh di seluruh pelosok desa.

Dengan semangat Bupati Jember saat ini yang menempatkan aspek humanis di atas segalanya, Jember kini sedang bertransformasi. Bukan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tapi menjadi kabupaten yang dengan tulus menjaga setiap napas warganya, mulai dari detak jantung pertama di dalam rahim hingga senyum sehat anak-anak di masa depan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow