Narkoba Marak di Kalisat, Bupati Jember Ajak Warga Melawan

Mar 9, 2026 - 22:20
 0
Narkoba Marak di Kalisat, Bupati Jember Ajak Warga Melawan
Bupati Jember Muhammad Fawait, saat mengajak warga untuk bersama-sama melawan peredaran narkoba, dalam kegiatan santunan anak yatim sekaligus bertemu dengan tokoh masyarakat di Kantor Kecamatan Kalisat, Senin (9/3/2026)

KABAR RAKYAT, JEMBER - Maraknya peredaran narkoba di Kecamatan Kalisat menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. 

Bupati Jember Muhammad Fawait, mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan peredaran narkoba yang dinilai mengancam generasi muda.

Ajakan tersebut disampaikan saat Fawait memberikan santunan kepada anak yatim sekaligus bertemu dengan tokoh masyarakat di Kantor Kecamatan Kalisat, Senin (9/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Fawait mengaku prihatin dengan maraknya penyalahgunaan narkoba di sejumlah wilayah. 

Menurutnya, upaya melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

“Kita harus melawan narkoba bersama-sama. Pemerintah, aparat, tokoh agama, sekolah, dan masyarakat harus saling mendukung,” ujarnya.

Fawait menjelaskan, Pemkab Jember lebih menitikberatkan pada langkah pencegahan dengan memperkuat pendidikan dan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Daerah terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan tanpa memandang latar belakang agama. 

Ia menilai, pendekatan spiritual dapat menjadi benteng moral bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, Pemkab Jember juga memberikan insentif kepada para guru ngaji dari berbagai latar belakang agama. 

Menurutnya, para tokoh agama memiliki peran penting dalam membina masyarakat sekaligus mencegah berbagai perilaku negatif.

Fawait juga mendorong sekolah, baik negeri maupun swasta, untuk lebih aktif menanamkan nilai moral dan keagamaan kepada para siswa.

Ia meyakini anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang baik, baik di sekolah, pondok pesantren, maupun perguruan tinggi, akan memiliki ketahanan diri yang lebih kuat terhadap pengaruh narkoba.

Terkait keberadaan Tim Percepatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Jember, Fawait menegaskan bahwa keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan masyarakat.

“Satgas atau aparat tidak bisa bekerja sendiri. Tanpa dukungan masyarakat, upaya melawan narkoba tidak akan maksimal,” tandasnya. (Rok)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow