Perkuat Sinergi Layanan Program Bupati Jember, RSD Kalisat Luncurkan Kegiatan ‘Satu Hati’ untuk Sukseskan UHC
KABAR RAKYAT, JEMBER – Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah timur Kabupaten Jember. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan bertajuk "Satu Hati" yang digelar Kamis (26/2/2026), sebagai bentuk penguatan sinergi antara manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, hingga lintas sektor.
Acara ini diikuti jajaran manajemen RSD Kalisat, LSN, Srikandi, serta Camat. Konsep "Satu Hati" merupakan komitmen kolaboratif guna menciptakan sistem rujukan yang harmonis, terkoordinasi, dan integratif.
Direktur RSD Kalisat, dr. Nurullah Hidajahningtyas, menjelaskan gerakan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program kerja Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Bupati). Fokus utamanya adalah percepatan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, serta penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
"RSD Kalisat saat ini memiliki kapasitas 112 tempat tidur dan diperkuat oleh 1.200 tenaga kesehatan. Kami berkomitmen penuh mengurai hambatan komunikasi antara rumah sakit dan puskesmas agar pelayanan semakin mudah diakses masyarakat," papar dr. Nurullah.
Salah satu poin penting dalam sosialisasi ini adalah kemudahan akses kesehatan melalui program UHC. dr. Nurullah menegaskan bahwa masyarakat Jember kini bisa mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP.
"Masyarakat Kabupaten Jember cukup menggunakan KTP untuk mendapatkan layanan di puskesmas maupun rumah sakit. Bahkan, program UHC ini berlaku di seluruh Indonesia. Saat ini, sekitar 90 persen kunjungan pasien di RSD Kalisat sudah memanfaatkan fasilitas BPJS melalui UHC," jelasnya.
Meskipun layanan sudah berjalan, dr. Nurullah mengakui masih ada tantangan berupa pemahaman masyarakat yang belum merata terkait rujukan UHC. Untuk itu, RSD Kalisat terus melakukan edukasi, termasuk memanfaatkan media sosial seperti TikTok dan Instagram agar informasi layanan lebih cepat tersampaikan dan meminimalisir antrean.
Untuk memastikan kualitas medis, RSD Kalisat yang merupakan RS tipe C ini telah menyiagakan 20 dokter spesialis dan sarana prasarana yang memadai.
dr. Nurullah melanjutkan, menghadapi bulan suci Ramadan, RSD Kalisat melakukan penyesuaian jam operasional namun tetap menjamin pelayanan kegawatdaruratan:
- Rawat Jalan: Dimulai pukul 07.30 WIB.
- Unit Gawat Darurat (UGD): Tetap beroperasi 24 jam penuh.
"Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat dengan pelayanan yang bermutu. Memasuki tahun 2026 ini, komitmen kami jelas mendukung target Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak ada lagi kasus AKI dan AKB," tutup dr. Nurullah.
What's Your Reaction?