Ribuan Pelajar Pujer Terima MBG Pasca Lebaran dari SPPG Mangli Bondowoso, Menu Sehat Bikin Bahagia

Distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pasca Lebaran di Kecamatan Pujer, Bondowoso, disambut antusias ribuan siswa. Menu sehat dan variatif dari SPPG Mangli menjadi upaya meningkatkan gizi dan kebiasaan makan sehat.

Apr 1, 2026 - 16:11
 0
Ribuan Pelajar Pujer Terima MBG Pasca Lebaran dari SPPG Mangli Bondowoso, Menu Sehat Bikin Bahagia
Siswa PAUD dan TK di Kecamatan Pujer, Bondowoso, tampak antusias menikmati Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dalam kelas, Selasa (31/3/2026). Kegiatan makan bersama ini didampingi guru dan Babinsa sebagai bagian dari pengawasan distribusi program pemenuhan gizi.

BONDOWOSO – Ribuan siswa di Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, tampak bahagia saat menerima Makanan Bergizi Gratis (MBG) distribusi perdana pasca Lebaran dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangli, Selasa (31/3/2026).

Keceriaan terlihat jelas dari raut wajah siswa, khususnya anak-anak PAUD dan TK di salah satu lembaga pendidikan di Kecamatan Pujer sebagai penerima manfaat.

Menu yang disajikan dinilai mampu menggugah selera makan para siswa.

Adapun menu MBG yang dibagikan terdiri dari nasi putih, telur balado, tumis buncis campur tempe kecap, abon ayam, serta dua buah jeruk santang sebagai pelengkap gizi.

Saat menikmati hidangan tersebut, para siswa tampak lahap dan antusias. Mereka menikmati makanan bersama teman-temannya dengan suasana penuh keceriaan, didampingi ibu guru dan Babinsa yang turut mengawal proses distribusi.

Pengawas Lapangan (Aslap) SPPG Mangli, Radhitya, mengaku bangga atas pelayanan yang diberikan. Ia menilai program MBG mampu menghadirkan kebahagiaan bagi para siswa penerima manfaat.

“Kami merasa bangga karena pelayanan yang kami berikan dapat membuat siswa-siswi penerima manfaat terlihat bahagia,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelayanan MBG pasca Lebaran tidak sekadar kembali ke rutinitas, tetapi juga menjadi momentum peningkatan kualitas layanan, baik dari sisi menu maupun distribusi.

“Kami memahami bahwa setelah Lebaran, masyarakat menginginkan hidangan yang tidak hanya lezat, tetapi juga sehat dan seimbang. Karena itu, kami melakukan penyesuaian menu,” jelasnya.

Menurutnya, menu yang disajikan kini lebih variatif dengan kombinasi bahan segar dan olahan ringan untuk menyeimbangkan pola konsumsi masyarakat setelah Lebaran yang cenderung tinggi lemak dan gula.

“Kami ingin menghadirkan menu yang mampu menetralisir kondisi tubuh setelah menikmati hidangan khas Lebaran,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga meningkatkan standar pelayanan mulai dari proses pengolahan hingga distribusi. Kecepatan dan ketepatan layanan menjadi prioritas agar program berjalan optimal.

“Pasca Lebaran biasanya aktivitas kembali padat, sehingga kami memastikan pelayanan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas,” ungkapnya.

Radhitya juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait pola makan sehat setelah Lebaran. Menurutnya, program MBG tidak hanya soal pemenuhan kebutuhan makan, tetapi juga membangun kesadaran hidup sehat.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya kenyang, tetapi juga lebih peduli terhadap asupan yang dikonsumsi,” katanya.

Ia berharap inovasi pelayanan MBG pasca Lebaran ini dapat memberikan dampak positif berkelanjutan serta menjadi langkah awal menuju layanan yang lebih adaptif dan responsif.

“Ini bukan sekadar penyesuaian sesaat, tetapi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan ke depan,” pungkasnya.

Berdasarkan data, SPPG Pujer 1 Mangli yang berada di Dusun Suko Kebun, Desa Mangli, melayani sebanyak 2.753 penerima manfaat. Program ini mencakup 23 sekolah dengan total 2.196 siswa serta 557 porsi untuk kelompok 3B (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui).

Rinciannya, sebanyak 541 siswa dari jenjang PAUD/TK, 812 siswa SD/MI, 612 siswa SMP/MTS, dan 231 siswa SMA/MA. Selain itu, distribusi juga menyasar 12 posyandu untuk kelompok balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Pelaksanaan kegiatan MBG pada hari tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai, dengan distribusi tepat sasaran sesuai data penerima manfaat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow