Sampang, Cak Jum, AWAS, Aksi Sosial, Bantuan Sembako, Lansia, Warga Miskin, Blusukan
Ketua Aliansi Wartawan Sampang (AWAS), Cak Jum, menyalurkan bantuan sembako kepada nenek Marfuah, lansia kurang mampu di Sampang. Aksi sosial ini menjadi bentuk kepedulian terhadap warga miskin.
SAMPANG - Aksi kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Ketua Aliansi Wartawan Sampang (AWAS), Cak Jum. Ia melakukan blusukan dengan menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu di wilayah Sampang, Senin (20/4/2026).
Sasaran bantuan kali ini adalah seorang lansia bernama Marfuah (66), yang tinggal di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang Kota. Marfuah diketahui hidup sebatangkara dalam kondisi serba terbatas.
Kedatangan Cak Jum disambut haru oleh Marfuah. Bantuan berupa sembako yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban hidup sehari-hari.
Menurut Cak Jum, kegiatan ini merupakan bagian dari aksi nyata kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan pentingnya hadir langsung di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami untuk menyalurkan bantuan langsung seperti sembako kepada warga kurang mampu,” ujarnya.
Ia mengaku tergerak setelah mendengar langsung kondisi Marfuah dari rekan-rekannya. Hal itu mendorongnya untuk segera turun tangan memberikan bantuan.
Tak hanya itu, Cak Jum juga mengajak rekan-rekan jurnalis, khususnya yang tergabung dalam AWAS, untuk lebih peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
“Jangan menunggu kita punya banyak uang untuk membantu. Walaupun sedikit yang penting ada dan bermanfaat,” ucapnya.
Ia menambahkan, sebagai insan pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi. Namun juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat.
Selain memberikan bantuan, Cak Jum juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah. Ia meminta agar ada perhatian lebih terhadap kebutuhan dasar warga kurang mampu.
Salah satunya adalah fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) yang dinilai sangat dibutuhkan oleh Marfuah. Kondisi tempat tinggal yang terbatas membuat fasilitas tersebut belum memadai.
Diketahui, Marfuah tinggal di rumah sederhana berukuran sekitar 4 x 6 meter. Dengan kondisi ekonomi yang minim, ia kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Cak Jum juga membuka peluang bagi para dermawan yang ingin turut membantu. Ia menyebut bantuan sekecil apapun akan sangat berarti bagi kehidupan Marfuah.
“Kepada para dermawan, jika ingin membantu dipersilakan. Ini memang kebutuhan mendasar,” pungkasnya.
Aksi sosial ini diharapkan dapat menggugah kepedulian banyak pihak. Sehingga semakin banyak warga kurang mampu yang mendapatkan perhatian dan bantuan nyata.
What's Your Reaction?