UNP Tawarkan Model Migrant Center di Forum Panja DPR RI
Universitas Negeri Padang (UNP) berkontribusi dalam Rapat Panja DPR RI membahas perlindungan pekerja migran Indonesia berbasis riset dan kolaborasi multipihak.
Jakarta – Universitas Negeri Padang (UNP) berpartisipasi dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) yang digelar Komisi IX DPR RI, Kamis (9/4/2026), di Gedung Nusantara I DPR RI.
Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kebijakan dan tata kelola pelindungan pekerja migran Indonesia melalui kolaborasi multipihak lintas sektor.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Humas, Rabu (15/4/2026), rapat tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk International Labour Organization (ILO), akademisi, serta lembaga riset dari sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Mataram, Universitas Padjadjaran, dan UNP.
Dalam forum tersebut, UNP diwakili Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Anton Komaini bersama Kepala UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan sekaligus Pengelola Migrant Center UNP Efni Cerya.
Keduanya menyampaikan kontribusi pemikiran akademik berbasis riset serta pengalaman pengelolaan Migrant Center yang tengah dikembangkan di lingkungan kampus.
Dalam sesi pembahasan terkait tata kelola pekerja migran yang berkeadilan, kajian kebijakan pelindungan PMI, serta penguatan data dan riset untuk mendukung legislasi, Efni Cerya mengungkapkan bahwa Migrant Center UNP telah menjalankan berbagai program peningkatan kapasitas calon pekerja migran.
“Meski belum genap satu tahun, Migrant Center UNP sudah aktif memberikan pembekalan bagi calon pekerja migran Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, layanan Migrant Center tidak hanya diperuntukkan bagi alumni, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum, khususnya di wilayah Sumatera Barat.
Dalam implementasinya, UNP menjalin kolaborasi dengan BP3MI Sumbar serta perusahaan penempatan tenaga kerja luar negeri untuk memperkuat layanan pendampingan.
Sementara itu, pimpinan sidang dari Komisi IX DPR RI, Charles, menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan UNP.
Ia menilai model tata kelola yang mengintegrasikan pengembangan karir, kewirausahaan, dan Migrant Center layak dijadikan contoh bagi perguruan tinggi lain di Indonesia.
“Pendekatan ini bisa menjadi rujukan dalam pengembangan program perlindungan pekerja migran ke depan,” katanya.
Penulis : Amryan
What's Your Reaction?