Aksi Solidaritas SPBUN PTPN XII Suarakan Nasib Ribuan Pekerja Perkebunan Ijen

Ketua Umum SPBUN PTPN XII, Bramantya, menegaskan bahwa aksi ini bukan semata menyampaikan tuntutan organisasi, melainkan suara solidaritas dari sesama pekerja perkebunan yang prihatin terhadap kondisi ribuan buruh yang kehilangan mata pencaharian.

Jan 6, 2026 - 12:36
Jan 6, 2026 - 12:54
 0
Aksi Solidaritas SPBUN PTPN XII Suarakan Nasib Ribuan Pekerja Perkebunan Ijen
SPBUN PTPN XII saat aksi damai di Pemkab Bondowoso

KABAR RAKYAT, BONDOWOSO – Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN XII menggelar aksi solidaritas dan aksi damai di Kantor Pemerintah Kabupaten Bondowoso sebagai bentuk kepedulian terhadap ribuan pekerja perkebunan di Kecamatan Ijen yang saat ini terdampak konflik berkepanjangan hingga kesulitan menjalani kehidupan sehari-hari, Selasa (6/1/2026).

Aksi tersebut juga menjadi wujud dukungan moral kepada aparat penegak hukum (APH) dan Pemerintah Daerah dalam upaya menegakkan hukum, menjaga keamanan, serta melindungi aset negara di wilayah perkebunan kopi Ijen.

Ketua Umum SPBUN PTPN XII, Bramantya, menegaskan bahwa aksi ini bukan semata menyampaikan tuntutan organisasi, melainkan suara solidaritas dari sesama pekerja perkebunan yang prihatin terhadap kondisi ribuan buruh yang kehilangan mata pencaharian.

“Hari ini kami turun bukan untuk membuat kegaduhan. Ini aksi solidaritas, aksi damai, untuk menyuarakan nasib ribuan pekerja perkebunan yang sekarang hidupnya semakin sulit karena tidak bisa bekerja. Mereka hanya ingin bekerja dengan tenang untuk menafkahi keluarganya secara halal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terhentinya aktivitas di Afdeling Kaligedang sejak September lalu berdampak langsung pada ekonomi para pekerja dan masyarakat sekitar. Pembabatan sekitar 168 hektare kebun kopi membuat ribuan tenaga kerja kehilangan kesempatan kerja, termasuk aktivitas ekonomi turunan seperti warung kopi dan usaha kecil di sekitar perkebunan.

Menurut Bramantya, kondisi tersebut mendorong para pekerja dari berbagai wilayah, termasuk Banyuwangi dan Jember, turun menyampaikan solidaritas kepada rekan-rekan mereka di Ijen yang terdampak langsung.

“Aksi ini juga sebagai dukungan moral kepada APH dan Forkopimda. Kami ingin penegakan hukum berjalan, agar pekerja mendapat rasa aman dan negara hadir melindungi masyarakat kecil yang menggantungkan hidupnya dari perkebunan,” tegasnya.

Wakil Bupati Bondowoso menyatakan bahwa aspirasi para pekerja diterima dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak. Ia menegaskan bahwa persoalan yang menjadi kewenangan pusat akan disampaikan dan dikembalikan kepada pemerintah pusat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Sementara itu, Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir, menilai aksi solidaritas tersebut sebagai bentuk aspirasi yang sah dan mencerminkan kepedulian sosial terhadap kondisi ekonomi masyarakat pekerja.

“Ini soal rasa aman dan keberlangsungan hidup masyarakat. Negara harus hadir melalui pendekatan hukum agar aktivitas ekonomi dan sosial bisa kembali berjalan normal,” ujarnya.

Menanggapi aksi tersebut, Manajemen PTPN I Regional 5 melalui Kepala Bagian Sekretariat dan Umum, R. I. Setiyobudi, menyampaikan bahwa manajemen menghargai aksi damai yang dilakukan SPBUN PTPN XII sebagai bentuk empati terhadap pekerja kebun kopi di Ijen.

“Aksi solidaritas ini merupakan bentuk kepedulian karyawan terhadap ribuan pekerja kebun yang juga masyarakat sekitar, sekaligus dukungan moral kepada Pemerintah Daerah dan APH dalam penegakan hukum dan pengamanan aset negara,” kata Setiyobudi.

Melalui aksi solidaritas ini, SPBUN PTPN XII berharap situasi keamanan dan ketertiban di wilayah perkebunan Ijen segera pulih, sehingga ribuan pekerja dapat kembali bekerja dan menjalani kehidupan yang layak tanpa rasa takut dan tekanan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow