Ansor Bondowoso dan Lazisnu Gelar Khitan Modern Gratis untuk Anak Dhuafa
GP Ansor Bondowoso bersama LAZISNU PCNU Bondowoso menggelar khitan modern gratis secara door to door bagi 13 anak dhuafa di berbagai pelosok desa. Program sosial ini membantu keluarga kurang mampu sekaligus menghadirkan layanan khitan modern yang cepat, minim nyeri, dan tanpa jahitan.
KABAR RAKYAT,BONDOWOSO - PC GP Ansor Bondowoso melalui bidang kesehatan bekerja sama dengan LAZISNU PCNU Bondowoso menggelar kegiatan khitan modern gratis bagi anak-anak dhuafa di Kabupaten Bondowoso.
Aksi sosial ini menjadi bentuk kepedulian organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama tersebut terhadap masyarakat kurang mampu yang kesulitan mengakses layanan khitan.
Kegiatan sosial ini berlangsung selama empat hari, mulai 6 hingga 9 Maret 2026. Uniknya, pelaksanaan khitan dilakukan secara door to door dengan mendatangi langsung rumah anak-anak yang menjadi peserta khitan, terutama di wilayah pelosok Bondowoso.
Khitan modern yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan metode khitan dengan teknologi terbaru seperti klem, stapler, atau lem medis tanpa jarum suntik dan tanpa jahitan. Metode ini memungkinkan proses khitan berlangsung lebih cepat, minim perdarahan, serta mengurangi rasa nyeri pada anak.
Dengan teknik tersebut, anak yang telah dikhitan dapat langsung beraktivitas tanpa harus menggunakan perban. Selain itu, hasil khitan juga dinilai lebih estetis dan proses penyembuhan relatif lebih cepat dibanding metode konvensional.
Tidak hanya mendapatkan layanan khitan gratis, anak-anak peserta juga menerima uang saku serta bingkisan dari LAZISNU dan para donatur. Bingkisan tersebut berisi Al-Qur’an, sarung, celana khitan, sertifikat khitan, serta perlengkapan sekolah.
Ketua PC GP Ansor Bondowoso, Fathorrozi, menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Ansor di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu keluarga kurang mampu yang anaknya belum dikhitan karena kendala biaya.
“Aksi khitan gratis ini adalah ikhtiar kami PC GP Ansor Bondowoso bersama Lazisnu Bondowoso untuk hadir membantu masyarakat yang anaknya belum dikhitan karena terkendala biaya,” kata Fathorrozi.
Ia menjelaskan, petugas yang melakukan khitan merupakan pengurus Ansor yang berprofesi sebagai tenaga perawat dan telah memiliki kompetensi dalam bidang khitan modern. Menurutnya, jika dilakukan di tempat praktik biasa, biaya khitan metode tersebut bisa mencapai sekitar Rp1,5 juta untuk setiap anak.
“Petugas khitan ini adalah pengurus Ansor yang kebetulan berprofesi perawat serta sudah memiliki kompetensi dalam khitan. Kalau pada hari biasa di tempat prakteknya, biaya khitan ini berkisar Rp1,5 juta untuk setiap anak,” ujarnya.
Fathorrozi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum sempat terakomodasi dalam kegiatan kali ini. Ia menyebut kuota peserta sudah terpenuhi sejak awal pendaftaran dibuka.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat yang belum tersentuh, karena kuota sudah terpenuhi sejak awal pendaftaran dibuka. InsyaAllah nanti akan kami cover di kegiatan dan kesempatan selanjutnya,” imbuhnya.
Secara keseluruhan, kegiatan khitan modern gratis ini diikuti oleh 13 anak yang berasal dari berbagai desa di Bondowoso, mulai Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Tamanan, Maesan, Wringin, Tlogosari, Curahdami, Binakal, Sumber Wringin hingga Tapen.
What's Your Reaction?