Bupati Bondowoso Minta Maaf Usai Polemik Tarian Erotis Warnai Bondowoso Digital Days 2026 Viral

Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat setelah video pertunjukan DJ dalam rangkaian Bondowoso Digital Days 2026 menuai polemik di media sosial. Pemkab juga menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar kepatutan penyelenggaraan acara pemerintah.

Jul 27, 2026 - 11:09
 0
Bupati Bondowoso Minta Maaf Usai Polemik Tarian Erotis Warnai Bondowoso Digital Days 2026 Viral
Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat menyusul polemik pertunjukan musik DJ dalam rangkaian Bondowoso Digital Days 2026 yang viral di media sosial. Pemkab Bondowoso juga menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar kepatutan penyelenggaraan kegiatan pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang. (Foto: Kolase/Kabarrakyat.id)

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat menyusul polemik yang muncul setelah rangkaian acara Bondowoso Digital Days 2026 menjadi viral di media sosial.

Perbincangan publik dipicu beredarnya video yang memperlihatkan pertunjukan musik DJ di Alun-Alun Bondowoso dengan sejumlah peserta menampilkan tarian yang oleh sebagian warganet dinilai mengandung unsur sensual.

Video tersebut memunculkan beragam tanggapan dan menuai kritik karena berlangsung di ruang publik yang dapat disaksikan berbagai kalangan, termasuk anak-anak.

Menanggapi polemik tersebut, Abdul Hamid Wahid menegaskan Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah mengambil langkah awal dengan memberikan teguran kepada penanggung jawab kegiatan.

 "Saya sudah beri teguran kepada penanggung jawab acara dan meminta ada evaluasi mendasar," kata Abdul Hamid saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada media pers, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia menegaskan evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, khususnya terkait standar kepatutan dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah agar peristiwa serupa tidak terulang.

"Saya sangat mencermati dan memahami aspirasi yang disampaikan masyarakat. Kita akan melakukan evaluasi mendasar terkait standar kepatutan dalam acara yang dilakukan oleh pemerintah daerah," ujarnya.

Bupati juga berharap penyelenggaraan kegiatan pemerintah ke depan dapat dilakukan dengan pengawasan yang lebih ketat sehingga sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku di masyarakat.

 "Kita berharap kita tidak kecolongan lagi di masa yang akan datang," tegasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab atas polemik yang terjadi, Abdul Hamid Wahid turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bondowoso.

"Saya selaku pimpinan menyatakan permohonan maaf atas kejadian ini," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap konsep hiburan, mekanisme pengawasan, serta standar kepatutan dalam setiap agenda resmi pemerintah agar kegiatan yang digelar ke depan tetap memberikan manfaat tanpa menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow