UNP dan ITB Berbagi Praktik Terbaik Perkuat Tata Kelola SDM PTN-BH
PADANG – Universitas Negeri Padang (UNP) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) memperkuat sinergi antarperguruan tinggi melalui forum diskusi sharing best practices pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Rektor Bidang Sumber Daya ITB, Kamis (23/7/2026), menjadi wadah pertukaran pengalaman dan strategi dalam membangun sistem tata kelola SDM yang profesional, akuntabel, serta berbasis merit.
Delegasi UNP dipimpin Wakil Rektor Bidang SDM dan Inovasi, Prof. Dr. Anni Faridah, M.Si., dan diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya ITB, Prof. Dr. Dea Indriani Astuti, S.Si.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas berbagai praktik terbaik dalam pengelolaan SDM sebagai bagian dari penguatan kelembagaan PTN-BH.
Prof. Dr. Anni Faridah menyampaikan apresiasi atas keterbukaan ITB dalam berbagi pengalaman dan inovasi tata kelola SDM yang telah diterapkan.
Menurutnya, praktik yang dikembangkan ITB menjadi referensi penting bagi UNP dalam melakukan transformasi pengelolaan SDM guna meningkatkan kualitas layanan dan daya saing perguruan tinggi.
“Berbagai praktik baik yang telah diterapkan ITB menjadi bahan diskusi sekaligus referensi bagi UNP dalam mengembangkan sistem pengelolaan SDM yang profesional, akuntabel, dan berbasis merit,” ungkap.
Wakil Dekan Bidang Keuangan, Sumber Daya, Kerja Sama, dan Umum Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) UNP, Feri Ferdian, S.ST., M.M., Ph.D., melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis.
Feri menjelaskan, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan dalam forum tersebut, di antaranya perencanaan kebutuhan SDM, sistem penilaian kinerja dosen dan tenaga kependidikan, program kesejahteraan pegawai, pengembangan kompetensi, hingga penerapan manajemen talenta.
Selain itu, kedua perguruan tinggi juga mendiskusikan strategi penguatan kepemimpinan, budaya kerja, serta pengelolaan jenjang karier yang selaras dengan visi dan sasaran strategis institusi.
“Pengelolaan SDM yang baik menjadi salah satu kunci dalam membangun perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar-PTN-BH sangat penting dilakukan,” tambahnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Sumber Daya Manusia ITB, Prof. Dr.rer.nat. Mutiara Rachmat Putri, S.Si., M.Si., bersama jajaran terkait.
Feri berharap hasil diskusi tersebut dapat menjadi masukan bagi UNP dalam menyempurnakan kebijakan pengelolaan SDM, baik di tingkat universitas maupun fakultas.
Menurutnya, kolaborasi antarinstitusi melalui forum berbagi praktik terbaik merupakan langkah strategis untuk menciptakan tata kelola SDM yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan seperti ini, perguruan tinggi dapat saling belajar dan memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis,” jelasnya.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola perguruan tinggi, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan SDM berbasis merit, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antarperguruan tinggi.
Melalui forum tersebut, UNP dan ITB menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem perguruan tinggi yang profesional, inovatif, dan mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul bagi Indonesia.
What's Your Reaction?