Bupati Bondowoso Turun, Tinjau Langsung Banjir di Wonosari, Pastikan Solusi Permanen

Bupati Bondowoso meninjau langsung lokasi banjir di Pasar Wonosari, memastikan penanganan darurat dan meminta evaluasi permanen sistem drainase agar banjir tak kembali terulang.

Mar 3, 2026 - 04:29
 0
Bupati Bondowoso Turun, Tinjau Langsung Banjir di Wonosari, Pastikan Solusi Permanen
Bupati Bondowoso bersama jajaran OPD dan petugas BPBD berdialog langsung dengan warga terdampak banjir di dalam salah satu rumah di Desa Wonosari, memastikan kondisi serta kebutuhan bantuan bagi keluarga korban

KABAR RAKYAT,BONDOWOSO – Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di kawasan Pasar, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Senin malam (02/03/2026).

 Kehadiran orang nomor satu di Bondowoso di tengah genangan air itu untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan tepat bagi masyarakat yang tengah dilanda musibah.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i, Sekretaris Daerah Fathur Rozi, serta jajaran OPD teknis, yakni Kalaksa BPBD, Kepala Dinas BSBK, Kepala Dinas Perkimciptaru, dan Kepala Dinas Kominfo. Rombongan terlihat menyusuri area terdampak dengan penerangan seadanya.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Wonosari menyebabkan sedikitnya 25 rumah warga tergenang air dengan ketinggian mencapai 50 cm. 

Sejumlah perabotan rumah tangga terendam lumpur, sementara warga berupaya menyelamatkan barang-barang berharga mereka dengan peralatan seadanya di tengah malam yang gelap.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bondowoso, mengingat kejadian serupa telah berulang kali terjadi dalam sepekan terakhir. Warga mulai resah karena banjir datang silih berganti setiap kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Bupati bersama rombongan bahkan menyisir gang-gang sempit di sekitar pasar untuk berdialog langsung dengan warga terdampak dan melihat kondisi riil di lapangan. Sesekali ia berhenti untuk mendengar keluhan warga yang mengaku lelah dengan banjir langganan tahunan.

Di lokasi bencana, Bupati menegaskan bahwa penanganan banjir tidak boleh bersifat sementara atau sekadar bersih-bersih pascabencana. Ia menginginkan ada solusi konkret yang menyentuh akar masalah.

"Kami tidak ingin warga terus-menerus merasa was-was setiap kali hujan turun. Saya telah menginstruksikan kepada OPD terkait—khususnya BSBK dan Perkimciptaru—segera mengambil langkah konkret," ujarnya dengan nada tegas di tengah genangan.

Untuk segera lanjutnya, melakukan kajian teknis dan mengambil langkah konkret guna membenahi penyebab banjir di titik ini. Drainase dan alur air harus segera dievaluasi dan diperbaiki secara permanen, bukan tambal sulam yang hanya bertahan beberapa bulan.

Ia juga menekankan pentingnya solusi jangka panjang agar banjir tidak terus berulang dan merugikan warga masyarakat sekitar. Menurutnya, pemerintah hadir untuk memberikan rasa aman, termasuk dari ancaman bencana hidrometeorologi.

Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Bondowoso memastikan bantuan logistik dan kebutuhan dasar segera didistribusikan kepada 19 kepala keluarga yang terdampak paling parah. Bantuan berupa sembako, air bersih, dan perlengkapan kebersihan mulai disalurkan Selasa pagi.

Hingga berita ini diturunkan, kolaborasi personel gabungan masih berlangsung di lapangan. Tim dari BPBD, BSBK, PERKIM, PMI, TNI, Polri, relawan, serta Agen Informasi Bencana terus bersiaga membantu proses evakuasi, pembersihan, dan pendataan dampak banjir di kawasan Pasar Wonosari.

Pemerintah daerah berharap evaluasi teknis yang segera dilakukan menjadi titik awal pembenahan sistem drainase di kawasan Pasar Wonosari, sehingga masyarakat tidak lagi dihantui banjir setiap musim hujan tiba. Warga pun berharap janji solusi permanen ini benar-benar direalisasikan, bukan sekadar seremonial belaka.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow