Guru IGI Bangkalan Turun Jalan, Tebar Takjil Ramadhan Penuh Kepedulian

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Bangkalan membagikan takjil kepada pengendara di Jalan Raya Telang selama Ramadhan. Aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian para guru kepada masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan di bulan penuh berkah.

Mar 18, 2026 - 00:23
 0
Guru IGI Bangkalan Turun Jalan, Tebar Takjil Ramadhan Penuh Kepedulian
Sejumlah anggota Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Bangkalan berfoto bersama usai menyiapkan paket takjil untuk dibagikan kepada masyarakat di Jalan Raya Telang, Senin (16/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi sosial “Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan” sebagai wujud kepedulian para guru terhadap sesama.

BANGKALAN – Semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan para pendidik yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Bangkalan. Mereka menggelar aksi sosial bertajuk Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan dengan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Raya Telang, Senin (16/03/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian para guru terhadap masyarakat, sekaligus upaya mempererat kebersamaan di bulan penuh berkah. Sejumlah anggota IGI Bangkalan tampak turun langsung ke jalan untuk membagikan paket makanan pembuka puasa kepada para pengendara.

Takjil yang dibagikan ditujukan bagi masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Para pengendara yang melintas terlihat antusias menerima paket takjil yang diberikan para guru.

Selain menjadi aksi sosial, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan nilai kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat selama bulan Ramadhan.

Ketua IGI Kabupaten Bangkalan, Subur, S.Pd., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Ramadhan. Menurutnya, para guru ingin ikut menebarkan kebahagiaan kepada masyarakat.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Subur.

Ia menambahkan, pembagian takjil ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang sedang berada di perjalanan agar tetap bisa berbuka puasa tepat waktu.

“Semoga apa yang kami berikan dapat sedikit mempermudah mereka untuk berbuka puasa saat masih di perjalanan,” katanya.

Subur juga berharap kegiatan berbagi seperti ini bisa terus berlanjut dan berkembang pada tahun-tahun berikutnya.

Menurutnya, ke depan IGI Bangkalan tidak hanya membagikan takjil, tetapi juga berencana menyalurkan santunan kepada anak yatim serta masyarakat kurang mampu di beberapa wilayah di Kabupaten Bangkalan.

Ia menegaskan, organisasi profesi guru tidak hanya berkutat pada kegiatan pendidikan di ruang kelas, tetapi juga harus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai organisasi profesi guru, IGI memang memiliki misi meningkatkan kompetensi dan peran guru di masyarakat. Organisasi ini resmi berbadan hukum sejak 2009 dan berfokus pada pengembangan profesionalitas serta kontribusi sosial para pendidik di Indonesia. (Ikatan Guru Indonesia)

Aksi berbagi takjil ini pun menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi sosial para guru kepada masyarakat luas.

Selain pembagian takjil, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antaranggota IGI Bangkalan.

Para guru yang hadir tampak memanfaatkan momentum itu untuk berdiskusi dan bertukar gagasan seputar dunia pendidikan.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Para anggota IGI juga terlihat kompak menjalankan kegiatan sosial tersebut.

Melalui kegiatan Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan ini, IGI Kabupaten Bangkalan berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

Selain itu, bulan Ramadhan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, dan kebersamaan antara guru dan masyarakat.

 

Penulis : Luhur Utomo


What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow