Insiden MBG Picu Kritik, Sentra Institute Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Kasus dugaan keracunan 135 siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Duren Sawit menuai sorotan. Sentra Institute mendesak transparansi vendor, audit tender, dan penguatan pengawasan kualitas makanan.

Apr 4, 2026 - 16:11
 0
Insiden MBG Picu Kritik, Sentra Institute Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Seorang pemateri memberikan penjelasan di hadapan peserta yang didominasi mahasiswa dalam suasana diskusi interaktif di داخل ruang kelas, saat kegiatan pelatihan atau workshop berlangsung.

LAMONGAN – Direktur Eksekutif Sentra Institute, Andi Aditya, menyoroti tajam sistem pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Duren Sawit, Jakarta Timur. Hal itu disampaikan saat kunjungannya di Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026).

Andi menilai, insiden yang menyebabkan 135 siswa dan guru terdampak menjadi bukti lemahnya kontrol kualitas dan transparansi vendor. Ia menegaskan pemerintah tidak boleh abai terhadap aspek keamanan pangan dalam program berskala nasional tersebut.

Dalam keterangannya, Andi mendesak pemerintah untuk membuka identitas vendor yang terlibat. Menurut dia, akuntabilitas publik harus dimulai dari transparansi penyedia jasa yang bertanggung jawab atas distribusi makanan.

"Masyarakat, terutama orang tua murid, berhak mengetahui siapa penyedianya dan bagaimana standar operasional prosedur yang dijalankan. Efisiensi anggaran dalam program MBG tidak boleh mengorbankan kualitas bahan baku," ujar Andi.

Ia juga menekankan pentingnya audit menyeluruh terhadap proses tender. Menurutnya, perlu ada evaluasi mendalam terhadap sistem monitoring sebelum makanan didistribusikan kepada siswa.

"Kita harus mengusut tuntas apakah ada maladministrasi dalam pemilihan rekanan atau murni kelalaian dalam pengendalian kualitas. Jangan sampai program peningkatan gizi justru membahayakan kesehatan anak," tegasnya.

Terkait langkah lanjutan, Andi meminta hasil uji laboratorium segera diumumkan secara terbuka guna meredam kepanikan publik. Ia mengingatkan, tanpa tindakan tegas terhadap pihak yang lalai, kredibilitas program MBG bisa terancam.

"Kejadian ini mencederai semangat peningkatan gizi nasional. Tanpa sanksi tegas, kepercayaan masyarakat akan runtuh," pungkasnya.

Andi berharap temuan di lapangan, termasuk dari kunjungannya di sejumlah daerah, dapat menjadi bahan evaluasi agar kasus serupa tidak terulang di wilayah lain.

Penulis : Yoga

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow