JSO Rayon Bondowoso 2026 Dibuka, Siswa TK hingga SMP Bisa Ikuti Olimpiade Sains

Dwi juga menambahkan bahwa kompetisi JSO telah terdaftar di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sehingga sertifikat kejuaraan yang diperoleh peserta dapat menjadi nilai tambah untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi.

Mar 12, 2026 - 11:29
 0
JSO Rayon Bondowoso 2026 Dibuka, Siswa TK hingga SMP Bisa Ikuti Olimpiade Sains
Flayer JSO 2026

KABAR RAKYAT, BONDOWOSO – Kompetisi akademik Jenius Science Olympiad (JSO) kembali digelar di Kabupaten Bondowoso tahun 2026. Ajang olimpiade sains ini terbuka bagi siswa mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Koordinator JSO Rayon Bondowoso, Dwi Restu Wahyudi, menjelaskan bahwa JSO merupakan kegiatan lomba akademik yang diselenggarakan oleh Yayasan Intan Mutia sebagai pembina sekaligus penyelenggara program.

“JSO ini merupakan kegiatan lomba olimpiade sains yang diperuntukkan bagi siswa dari tingkat TK, SD sampai SMP,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa kompetisi tersebut dilaksanakan melalui tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah babak penyisihan tingkat kabupaten/kota yang dilaksanakan di wilayah yang telah ditentukan oleh panitia.

Selanjutnya, peserta terbaik akan melaju ke babak final tingkat provinsi yang mempertemukan perwakilan dari berbagai kabupaten/kota. Tahap terakhir adalah grand final tingkat nasional yang diikuti para juara dari sejumlah provinsi di Indonesia.

“Kenapa ada final provinsi, karena pelaksanaan Jenius Science Olympiad ini diadakan di banyak kabupaten dan di beberapa provinsi. Untuk Provinsi Jawa Timur sendiri hampir seluruh kabupaten/kota menyelenggarakan kegiatan ini,” jelasnya.

Untuk wilayah Bondowoso, babak penyisihan tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada 12 April 2026. Sementara itu, pendaftaran peserta telah dibuka sejak 9 Maret hingga 7 April 2026.

Dengan demikian, siswa maupun orang tua masih memiliki waktu sekitar satu bulan untuk mendaftarkan diri mengikuti kompetisi tersebut.

Terkait biaya pendaftaran, peserta dikenakan biaya sebesar Rp70 ribu untuk setiap mata pelajaran atau level lomba yang diikuti. Meski demikian, panitia memberikan kebijakan khusus bagi peserta dari kalangan tertentu.

“Untuk peserta yang berstatus yatim, piatu, maupun dhuafa, biaya pendaftarannya gratis sampai dengan tahap grand final nasional,” kata Dwi.

Selain kesempatan berkompetisi di tingkat nasional, panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah menarik bagi para pemenang. Salah satu hadiah utama dalam kompetisi ini adalah kesempatan mengikuti perjalanan ke luar negeri.

“Bagi peserta yang meraih juara tertinggi pada grand final nasional dengan nilai tertinggi dan waktu pengerjaan tercepat akan mendapatkan bonus hadiah berupa trip ke Thailand,” tambahnya.

Dwi juga menambahkan bahwa kompetisi JSO telah terdaftar di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sehingga sertifikat kejuaraan yang diperoleh peserta dapat menjadi nilai tambah untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi.

“Jika siswa berhasil meraih prestasi di lomba ini, sertifikatnya bisa digunakan sebagai salah satu syarat atau modal untuk mendaftar ke sekolah lanjutan melalui jalur prestasi,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow