Lima Mahasiswa PGSD UNP Jalani PLK Internasional di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Malaysia

Universitas Negeri Padang (UNP) kembali mengirim lima mahasiswa PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan untuk mengikuti Program Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Malaysia. Program ini memperkuat kompetensi calon guru sekaligus memperluas jejaring internasional UNP di bidang pendidikan.

Jul 23, 2026 - 15:53
 0
Lima Mahasiswa PGSD UNP Jalani PLK Internasional di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Malaysia
UNP Perluas Jejaring Global, Lima Mahasiswa PGSD Laksanakan PLK Internasional di Malaysia Resmi

PADANG – Universitas Negeri Padang (UNP) kembali memperluas kiprah internasional di bidang pendidikan. Sebanyak lima mahasiswa Departemen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) terpilih mengikuti Program Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Malaysia.

Kelima mahasiswa tersebut berhasil lolos setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat. Penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan berbahasa Inggris, kelulusan mata kuliah Micro Teaching, serta pemenuhan seluruh persyaratan akademik untuk mengikuti PLK.

Kepala Departemen PGSD FIP UNP, Prof. Dr. Yanti Fitria, S.Pd., M.Pd., mengatakan program tersebut merupakan kelanjutan dari pelaksanaan PLK internasional yang mulai dirintis pada 2025. Saat itu, seorang mahasiswa PGSD UNP memperoleh kesempatan melaksanakan PLK di Ban Kaew School, Chanthaburi Primary Educational Service Area Office 1, Thailand.

"Melalui komunikasi yang kami bangun dengan pimpinan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, mahasiswa PGSD UNP kembali memperoleh kesempatan melaksanakan Praktek Lapangan Kependidikan di luar negeri. Program ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman mahasiswa sebagai calon guru," ujar Prof. Yanti dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, pelaksanaan PLK di SIKL tidak hanya menjadi ajang praktik mengajar, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan teori kependidikan pada lingkungan sekolah internasional.

Mahasiswa akan belajar dari para guru profesional yang menerapkan sistem pembelajaran multigrade, multitasking, dan multi subject. Pengalaman tersebut dinilai penting untuk memperkuat kompetensi calon guru dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin dinamis.

Prof. Yanti menjelaskan, program PLK internasional ini juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa melalui penguatan Pedagogical Content Knowledge (PCK), memperluas jejaring internasional, serta membuka peluang lulusan PGSD UNP berkiprah sebagai tenaga pendidik di Sekolah Indonesia Luar Negeri.

Minat mahasiswa mengikuti program ini terbilang sangat tinggi. Sebanyak 25 mahasiswa PGSD mendaftarkan diri, namun hanya lima orang yang berhasil diberangkatkan karena keterbatasan kuota dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur serta tingginya antusiasme peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Selain menjalankan praktik mengajar, para mahasiswa juga dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan budaya Malaysia. Mereka diharapkan menunjukkan kreativitas dalam merancang pembelajaran, mengembangkan media ajar yang inovatif, sekaligus menjaga sikap dan karakter sebagai representasi Indonesia serta Universitas Negeri Padang.

Sebagai tindak lanjut kerja sama internasional, pada 21–22 Juli 2026 Dekan FIP UNP dijadwalkan mengunjungi mahasiswa yang tengah melaksanakan PLK di SIKL. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi agenda penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua institusi.

Kerja sama itu diharapkan membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa dari program studi lain di lingkungan FIP UNP, seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Luar Biasa (PLB), serta Bimbingan dan Konseling untuk mengikuti program PLK internasional pada masa mendatang.

Program PLK internasional ini menjadi bagian dari komitmen UNP dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi calon guru, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi internasional di bidang pendidikan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow