Piala Bupati Lamongan 2026 Resmi Digelar, Perbasi Fokus Cetak Atlet Basket Muda

Perbasi Kabupaten Lamongan resmi menggelar Kejuaraan Bola Basket Piala Bupati 2026 di GOR Lamongan dengan diikuti 31 tim SMP dan SMA. Bupati Yuhronur Efendi menegaskan pentingnya kompetisi rutin untuk menjaring dan membina atlet basket muda berprestasi menuju level Jawa Timur hingga nasional.

Jul 23, 2026 - 15:48
 0
Piala Bupati Lamongan 2026 Resmi Digelar, Perbasi Fokus Cetak Atlet Basket Muda
Para atlet basket pelajar bertanding sengit dalam Kejuaraan Bola Basket Piala Bupati Lamongan 2026 di GOR Lamongan, Kamis (23/7/2026), sebagai bagian dari upaya Perbasi Lamongan menjaring dan membina talenta muda menuju level provinsi hingga nasional.

LAMONGAN – Pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Lamongan resmi menggelar Kejuaraan Bola Basket Piala Bupati 2026 di GOR Lamongan, Kamis (23/7/2026). Turnamen ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat fondasi pembinaan atlet basket pelajar di Lamongan.

Sebanyak 31 tim tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Lamongan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Mereka bersaing memperebutkan Piala Bupati sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan publik dan pencari bakat olahraga daerah.

Pembukaan turnamen dihadiri langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Ketua Perbasi Jawa Timur Grace Evi Ekawati atau yang akrab disapa Mama Evi. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Perbasi Kabupaten Lamongan periode baru.

Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa kepengurusan Perbasi yang baru harus menjadikan kompetisi sebagai instrumen utama pembinaan atlet muda. Menurutnya, talenta tidak cukup hanya dilatih, tetapi harus ditempa melalui pertandingan yang rutin dan berkelanjutan.

“Kita dorong Perbasi Lamongan agar terus konsisten menggelar kompetisi. Semakin banyak turnamen, semakin matang mental dan pengalaman bertanding atlet-atlet kita. Dari sinilah kita jaring dan bina bibit-bibit pebasket potensial yang nantinya siap mengharumkan nama Lamongan di tingkat Jawa Timur hingga nasional,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Ia menilai jam terbang bertanding menjadi faktor penting dalam membentuk karakter atlet. Kompetisi yang teratur diyakini mampu melahirkan pemain yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga kuat secara mental saat menghadapi tekanan pertandingan.

Apresiasi terhadap langkah Lamongan juga datang dari Ketua Perbasi Jawa Timur, Grace Evi Ekawati. Ia menilai proses penjaringan atlet di Lamongan didukung oleh fasilitas olahraga yang sangat memadai.

“Untuk event Piala Bupati ini, kualitas lapangannya sudah berstandar Jawa Timur dan sangat baik. Dukungan fasilitas dari Pemkab Lamongan ini bukti nyata bahwa pembinaan atlet dilakukan secara serius, bukan sekadar slogan,” kata Mama Evi.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan atlet tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi kuat antara pelatih, sekolah, orang tua, pemerintah daerah, hingga media agar atlet muda mendapatkan dukungan yang utuh.

Dengan kombinasi kompetisi yang rutin, pengurus yang responsif, serta fasilitas yang mumpuni, Lamongan optimistis mampu menjadi salah satu lumbung pebasket muda di Jawa Timur.
Kejuaraan Piala Bupati 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan juara turnamen, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya generasi atlet basket Lamongan yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional.

Penulis : Yoga

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow