Muscab PKB Lamongan: Godok Pemimpin Baru Melalui Uji Kompetensi dan Pasang Target Menang Besar
DPC PKB Kabupaten Lamongan resmi menggelar Muscab sebagai langkah awal penguatan internal partai
LAMONGAN– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lamongan resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai langkah awal penguatan internal partai.
Forum ini menjadi krusial dalam menentukan nakhoda baru yang akan memimpin strategi pemenangan pada Pileg dan Pilkada mendatang.
Mekanisme pemilihan Ketua DPC PKB Lamongan tidak hanya berdasarkan popularitas, melainkan melalui proses penyaringan yang ketat.
Berdasarkan usulan dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), beberapa nama kuat telah muncul ke permukaan, termasuk Abdul Ghofur Ketua DPC PKB Lamongan saat ini dan Muhammad Freddy Wahyudi Ketua DPRD Lamongan periode 2024-2029.
Namun, nama-nama tersebut tidak langsung ditetapkan.
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, menyatakan bahwa Muscab Lamongan ini merupakan bagian dari tahap pertama pelaksanaan Muscab serentak di Jawa Timur.
Dia menegaskan bahwa PKB tengah mencari sosok pemimpin yang mampu turun langsung ke masyarakat untuk membawa partai "naik kelas".
Dia juga menjelaskan bahwa para calon akan melewati tahapan Uji Kompetensi di tingkat wilayah.
Keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PKB dengan mempertimbangkan kemampuan manajerial calon dalam merangkul semua elemen partai agar PKB bisa bergerak solid.
"Itu akan ada uji kompetensi di wilayah. Dari wilayah tidak lama, kira-kira membutuhkan waktu sekitar 7 sampai 10 hari hasilnya sudah keluar," ujar Jazilul Fawaid.
Terkait kontestasi Pilkada, terang Jazilul, PKB Lamongan memilih untuk bersikap dinamis namun tetap responsif terhadap aspirasi akar rumput.
DPP PKB pun memberikan lampu hijau bagi kader-kader potensial untuk maju dalam bursa calon bupati jika mendapatkan panggilan dari masyarakat.
"Kader PKB didorong untuk ketika masyarakat memanggil untuk memimpin, masyarakat memanggil untuk menjadi calon bupati, jangan pernah mundur," tegas Jazilul.
Sementara itu, dalam upaya "menghijaukan" kembali Lamongan, Ketua DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur, menegaskan bahwa kemenangan adalah target harga mati sesuai instruksi pusat.
Target ini dipertegas dengan angka capaian kursi legislatif yang cukup ambisius. PKB menargetkan untuk merebut kembali kejayaan seperti pada awal berdirinya partai tahun 1999.
"Target kursi 17 hingga 19 kursi di DPRD Lamongan. Memastikan Lamongan kembali menjadi basis hijau (kemenangan PKB) secara total," tegasnya.
Melalui mekanisme Muscab yang terukur dan target pemenangan yang jelas, PKB Lamongan optimistis dapat mendominasi peta politik di Kabupaten Lamongan pada periode mendatang.
Penulis : Yoga
What's Your Reaction?