Persela Ditahan Persekat Tegal, Bima Sakti Akui Finishing Jadi Masalah
Persela Lamongan bermain imbang 0-0 melawan Persekat Tegal dalam laga uji coba di Stadion Surajaya. Pelatih Bima Sakti meminta maaf kepada suporter dan menyoroti masalah penyelesaian akhir sebagai evaluasi utama tim.
LAMONGAN — Laga uji coba antara Persela Lamongan dan Persekat Tegal berakhir tanpa gol di Stadion Surajaya, Sabtu (14/3/2026).
Meski pertandingan berakhir dengan skor 0-0, pelatih Persela, Bima Sakti, menilai terdapat perkembangan positif dari performa timnya.
Pelatih yang akrab disapa Bima itu mengakui hasil tersebut belum mampu memuaskan para suporter yang hadir langsung di stadion.
Ia bahkan secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung setia Persela atas hasil yang belum sesuai harapan.
“Secara pribadi saya mohon maaf mungkin hasilnya belum memuaskan. Tapi dari segi performa ada peningkatan. Setelah dua kali kekalahan sebelumnya, kami berusaha bangkit,” ujar Bima Sakti usai pertandingan.
Menurutnya, secara permainan anak asuhnya sudah menunjukkan dominasi. Namun dominasi tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Penyelesaian Akhir Jadi Evaluasi
Bima Sakti menyoroti persoalan penyelesaian akhir yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi timnya.
Ia menyebut banyak peluang emas yang tercipta sepanjang pertandingan, namun gagal dimanfaatkan oleh para pemain di lini depan.
Salah satu contoh adalah peluang yang didapatkan pemain Persela, Luan, yang sempat memperoleh dua kesempatan emas di depan gawang lawan.
Sayangnya, dua peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol untuk membawa Persela unggul dalam pertandingan.
“Catatannya kami punya banyak peluang, tapi belum bisa dimanfaatkan. Ini akan kami perbaiki lagi dalam persiapan tim. Kami akan maksimalkan waktu latihan untuk membenahi penyelesaian akhir,” tegas mantan pelatih tim nasional Indonesia tersebut.
Ia menambahkan bahwa tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menghadapi rangkaian pertandingan selanjutnya.
Persela Siap Hadapi Laga Berikutnya
Menghadapi sisa enam pertandingan yang dinilai akan semakin berat, Bima berharap timnya bisa tampil lebih efektif dan klinis di depan gawang lawan.
Persela sendiri dijadwalkan kembali menjalani laga kandang menghadapi Persiba Balikpapan pada 28 Maret 2026 mendatang.
Bima berharap pertandingan tersebut bisa menjadi momentum kebangkitan Persela di hadapan publik Lamongan.
“Pertandingan home melawan Persiba tanggal 28 nanti semoga kami bisa mendapatkan poin sempurna. Kami harap di pertandingan berikutnya tim bisa tampil lebih baik lagi di hadapan publik Lamongan,” pungkasnya.
Penulis : Yoga
What's Your Reaction?