Situbondo Raih Predikat Kota Menuju Bersih, Peringkat 24 Nasional
KABAR RAKYAT,SITUBONDO – Kabupaten Situbondo meraih predikat Kota Menuju Bersih dengan nilai kinerja 62,16 persen dari Kementerian Lingkungan Hidup. Capaian tersebut menempatkan Situbondo di peringkat ke-24 secara nasional dalam ajang yang digelar di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Predikat Kota Menuju Bersih diberikan berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, edukasi masyarakat untuk memilah sampah organik dan anorganik, pengurangan sampah rumah tangga, peningkatan fasilitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), hingga pemanfaatan sampah dapur menjadi penyubur tanaman.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan sekitar 34 persen TPA di Indonesia telah meninggalkan praktik open dumping. Sementara sisanya masih perlu bertransformasi menuju sistem controlled landfill hingga sanitary landfill.
“Transformasi TPA menjadi sistem modern penting untuk mengurangi pencemaran tanah, air, dan udara. Selain itu, sistem modern memungkinkan pengendalian lindi dan gas metana secara lebih aman dan terukur,” ujar Menteri Lingkungan Hidup.
Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dalam rangkaian rapat koordinasi pengelolaan sampah nasional. Selain sertifikat penghargaan, Pemkab Situbondo juga memperoleh bantuan tiga unit sepeda motor untuk mendukung operasional pengelolaan lingkungan.
Bupati menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola persampahan di daerahnya sebagai bentuk dukungan terhadap arah kebijakan nasional.
“Predikat Kota Menuju Bersih ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola persampahan di Situbondo, dan penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif pemerintah daerah bersama masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari keterlibatan masyarakat yang mulai terbiasa memilah sampah serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Perubahan perilaku dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan.
“Ini bukan akhir, melainkan langkah awal menuju Situbondo lebih bersih dan sehat. Predikat Kota Menuju Bersih ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki tata kelola persampahan di Situbondo,” tegasnya.
Penulis : Khairul
What's Your Reaction?