SPPG Tumpeng Bondowoso Pastikan Menu MBG Ramadan Tetap Seimbang dan Aman
Program Makanan Bergizi Gratis di SPPG Tumpeng, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso tetap berjalan selama Ramadan dengan menu kering bernutrisi untuk 1.700 siswa, mendapat respons positif dari guru dan wali murid.
KABAR RAKYAT,BONDOWOSO — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tumpeng, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso tetap konsisten menjaga mutu layanan meski berlangsung pada bulan Ramadan.
Pelaksanaan MBG pada hari ke-11 puasa tetap menggunakan menu kering, namun kualitas gizi dan variasinya disesuaikan standar kebutuhan siswa.
Asisten lapangan SPPG Tumpeng, Ulfatun Hasanah, menjelaskan menu telah dirancang dengan mempertimbangkan keseimbangan nutrisi meski tanpa makanan basah.
Ia menyebut menu yang dibagikan terdiri dari kue bola-bola ubi, kacang kulit, telur bebek, serta buah jeruk sebagai pelengkap vitamin alami.
“Menu ini dipilih karena sudah memenuhi kebutuhan gizi anak. Meski menu kering, kandungannya tetap diperhitungkan,” ujarnya kepada media, Senin (2/3/2026).
Distribusi dilakukan di wilayah layanan SPPG Desa Tumpeng dengan sistem pembagian terjadwal agar berlangsung tertib dan efisien.
“Penerima manfaat untuk bulan ini kurang lebih 1.700 siswa,” tambahnya.
Program MBG selama Ramadan memang disesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa sehingga menu basah sementara diganti makanan praktis namun tetap bernutrisi.
Guru kelas IV SDN Lombok Wetan, Subandi, mengatakan tanggapan wali murid terhadap program tersebut cukup positif.
Menurutnya, orang tua menilai pembagian makanan berlangsung rapi tanpa antrean panjang di lokasi layanan.
“Mereka mengaku puas karena menunya variatif dan pembagiannya tertib,” katanya menirukan pernyataan sejumlah wali murid.
Distribusi MBG di titik layanan Taman Krocok disebut berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti sejak awal Ramadan.
Selain variasi menu, faktor kebersihan kemasan dan ketepatan waktu pembagian juga dinilai menjadi alasan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut.
Pihak penyelenggara menegaskan evaluasi tetap dilakukan setiap hari guna memastikan kualitas makanan serta mekanisme distribusi tetap sesuai standar.
Program MBG merupakan bagian dari upaya peningkatan status gizi siswa sekolah dasar agar tumbuh kembang mereka lebih optimal.
Dengan respons positif dari guru dan wali murid, pelaksana berharap program ini dapat terus berjalan konsisten dan memberi dampak nyata bagi kesehatan serta konsentrasi belajar anak.
What's Your Reaction?