Suasana Penuh Kekeluargaan Warnai Acara Silaturahmi Akbar dan Buka Bersama PCNU Banyuwangi
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi saat digelar kegiatan silaturahmi akbar dan buka bersama Ramadan 1447 Hijriah
KABAR RAKYAT, BANYUWANGI - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi saat digelar kegiatan silaturahmi akbar dan buka bersama Ramadan 1447 Hijriah pada Jum’at (13.03/2026).
Kegiatan yang mengusung tema ” Tandang Bareng,Merajut Harmoni ” ini dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi, H.Mujiono, Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Ketua MUI, KH. Muhaimin Asmuni, Ketua FKUB, Drs, H. Nur Chozin, Pimpinan Partai Politik dan Lembaga vertikal lainnya.
Acara ini juga diikuti tokoh NU Banyuwangi, Rois Syuriah, KH. Fahruddin Mannan, Ketua Tanfidziyah PCNu Banyuwangi, H.Ahmad Turmudzi, jajaran pengurus lembaga dan Banom.Pengurus MWC NU se Banyuwangi.
Dan Kehadiran para tokoh dan kader ini menjadi bukti komitmen kuat dalam menjaga tradisi NU sekaligus memperkokoh konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten, kecamatan hingga ranting.
Dalam sambutannya Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, H. Ahmad Turmudzi menyampaikan bahwa kebersamaan di Nahdlatul Ulama harus didasari oleh niat ikhlas yang datang dari hati dalam menjaga NU.
” Jangan di NU kita ingin terkenal, di Nahdlatul Ulama kita ini semata-mata berkhidmat untuk mencari barokah dari Muassis dan para Alim ulama , ” ucap KH. Ahmad Turmudzi.
Pada kesepatan ini, H.Amdah Turmudzi juga berpesan kepada seluruh kader NU agar tetap menjaga kebersamaan dan saling memahami satu sama lain untuk merawat ukhuwah.
” Satu sama lain harus menyatu dalam satu komitmen dan konsisten akan berkhidmat di Nahdlataul Ulama, solid, kompak dan pertemuan hari ini merupakan implementasi dari pernyataan Hedratussyaikh KH.M.Hasyim Ashari untuk penguatan semangat berorganisasi , ” ucapnya.
Wakil Bupati Banyuwangi, H.Mujiono dalam sambutanya mengajak warga Nahdlatul Ulama untuk bahu membahu membangun daerah, Kebersamaan adalah kunci keberhasilan pembangunan di tengah berbagai tantangan yang ada.
” NU merupakan mitra strategis pemerintah daerah, mari komunikasi yang selama ini terjalin dengan baik bisa ditingkatkan lebih produktif lagi kedepan , ” ucapnya.
Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana, H. Junaedi, S.H., M.M., yang akrab dipanggil Pak Jo menjelaskan bahwa kegiatan silaturahmi akbar dan buka bersama dengan pemilihan tema tersebut didasari oleh kesadaran bahwa NU adalah rumah besar yang harus dijaga oleh seluruh penghuninya secara gotong royong. Ia menekankan bahwa kehadiran berbagai tokoh dari latar belakang berbeda merupakan bukti nyata dari implementasi tema "Merajut Harmoni".
"NU adalah rumah besar yang terbuka untuk berdialog dengan siapa saja demi kemaslahatan umat. Kehadiran Forkopimda, rekan-rekan legislatif, lintas partai, hingga organisasi kepemudaan menunjukkan bahwa semangat 'Tandang Bareng' adalah energi untuk membangun Banyuwangi secara bersama-sama," ungkap Pak Jo.
Pada kesempatan itu, ketua panitia juga menjelaskan fokus Utama Kegiatan antara lain. Konsolidasi Organisasi, Memperkuat jalur komunikasi dari tingkatan PCNU, MWC NU, hingga Ranting. Harmoni Kebangsaan, Menjaga stabilitas dan kerukunan antarumat beragama serta organisasi kepemudaan di Bumi Blambangan. Dan sinergi strategis: Membangun kemitraan yang lebih erat dengan pemerintah dan wakil rakyat (DPR RI & DPRD Jatim) dalam mengawal program-program kerakyatan.
"Kekuatan utama kita terletak pada kebersamaan. Jika seluruh elemen, mulai dari struktur NU hingga pemerintah dan partai politik bisa harmonis, maka pelayanan terhadap masyarakat akan jauh lebih maksimal," pungkas Pak Jo.***
What's Your Reaction?