Wisatawan Papuma & Watu Ulo Melonjak Sejak Penerapan Satu Tiket
KABAR RAKYAT-JEMBER, Berkunjung ke Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma Jember kini cukup bayar satu tiket masuk. Kebijakan tersebut resmi beroperasi sejak, Jumat (2/1/25).
Wisatawan cukup merogoh kocek Rp 12.500 per orang dan parkir kendaraan Rp 3.000 bagi roda dua atau Rp 5.000 untuk roda empat.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan Jember, Bobby Arie Sandy menuturkan integrasi tiket Pantai Papuma dan Watu Ulo merupakan tindak lanjut kesepakatan yang telah dibuat antara Bupati Jember dan PT. Palawi Resorsis selaku pengelola kawasan.
PT. Palawi Resorsis merupakan anak perusahan Perum Perhutani yang bergerak pada sektor ekowisata, hospitality, dan produk alam.
“Alhamdulillah mulai hari ini integrasi tiket Papuma dan Watu Ulo resmi diberlakukan. Kami berharap dengan tiket yang ada dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Boby.
Menurutnya dalam penerapan integrasi tiket Papuma dan Watu Ulo, Pemkab Jember terus melakukan upaya penyempurnaan fasilitas. Seperti pembangunan loket yang representatif ditengah-tengah dua destinasi wisata tersebut dan palang pintu otomatis.
“Mulai tahun ini sudah kami siapkan untuk pembangunan loket dan palang pintu otomatis untuk memudahkan pengunjung. Kami juga berharap masukan dari masyarakat untuk terus menyempurnakan integrasi tiket Papuma dan Watu Ulo,” jelasnya.
Boby menambahkan, pemberlakuan integrasi tiket Papuma dan Watu Ulo diupayakan berlaku selamanya. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir pemberlakuan tiket hanya diterapkan pada momen momen tertentu saja.
“Ini kan sekarang masih bertepatan dengan libur sekolah. Jadi yang belum sempat ke Papuma sekarang insyallah integrasi tiket ini selamanya. Akan terus kami perpanjang kesepakatan dengan PT. Palawi Risorsis,” pungkasnya.
Dikonfirmasi bersamaan Manager Perencana Area Bisnis Wisata Wilayah Timur PT. Palawi Risorsis Indra Agustiana menjelaskan pembayaran tiket masuk ke Watu Ulo dan Papuma disiapkan mekanisme tunai maupun non tunai. Untuk non tunai bisa menggunakan QRIS, E-Money atau pembayaran non tunai lainnya.
“Kunjungan wisatawan disini langsung tercatat realtime di sistem baik pembayaran melalui tunai maupun non tunai. Jadi Pemkab bisa langsung memantau berapa jumlah pengunjung ke Papuma dan Waru Ulo tiap harinya,” paparnya.
Indra melanjutkan melalui kesepakatan yang telah dibuat pihaknya dan Pemkab Jember memberlakukan profit sharing dari hasil tiket wisatawan. Dengan besaran 80% untuk PT. Palawi Resorsis dan 20% sisanya masuk ke Pemkab Jember.
Sejak diberlakukannya integrasi tiket ke wisata Papuma dan Watu Ulo tersebut, mulai terlihat lonjakan wisatawan yang signifikan. Dari pantauan sistem pengunjung wisata tersebut secara online, tercata hingga pukul 13.00 WIB telah mencapai 2000 kunjungan wisatawan.
What's Your Reaction?