Digendong Demi Santunan, Kisah Haru Jompo Sempol Terima Bantuan PTPN
Suasana haru menyelimuti kegiatan penyaluran bantuan sosial dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 di Kecamatan Sempol. Sejumlah lansia bahkan harus digendong dan dibopong keluarga demi bisa hadir menerima santunan.
KABAR RAKYAT, BONDOWOSO – Suasana haru menyelimuti kegiatan penyaluran bantuan sosial dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 di Kecamatan Sempol. Sejumlah lansia bahkan harus digendong dan dibopong keluarga demi bisa hadir menerima santunan.
Kegiatan yang digelar di Aula Arabica Homestay ini menjadi momen penuh emosional, terutama bagi para jompo yang sudah tidak lagi mampu berjalan jauh.
Salah satu penerima bantuan, Suina Ningdhi, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengungkapkan, sejak mengalami luka bakar akibat tersiram air panas, dirinya tidak lagi bisa bekerja.
“Kami mengucapkan terima kasih, semoga bantuan ini barokah. Bantuan ini cukup membantu dan meringankan beban keluarga,” ujarnya dengan haru.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 165 jompo dan 47 anak yatim dari enam desa di Kecamatan Sempol menerima santunan dan paket sembako.
Manajer Kebun Belawan Kecamatan Sempol, Bambang Trianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
“Kami ingin kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan sosial ini tidak hanya melibatkan perusahaan, tetapi juga keluarga karyawan, termasuk ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi internal.
Selain santunan, bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras dan bahan pangan lainnya yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Camat Ijen, Wisnu Hartono, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti, khususnya bagi warga lanjut usia yang sudah tidak memiliki penghasilan tetap.
“Bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat, terutama jompo dan anak yatim,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Kisah para lansia yang tetap bersemangat hadir meski harus digendong menjadi gambaran nyata betapa bantuan tersebut sangat dinantikan dan dibutuhkan.
What's Your Reaction?