Hore! Pemkab Bondowoso Cairkan Insentif Guru Ngaji, Ribuan Penerima Bahagia

Pemkab Bondowoso mencairkan insentif Rp1,5 juta untuk 5.865 guru ngaji menjelang Idulfitri 2026. Bantuan ini menjadi bentuk apresiasi atas peran guru dalam membina pendidikan keagamaan dan karakter generasi muda.

Mar 20, 2026 - 10:01
 0
Hore! Pemkab Bondowoso Cairkan Insentif Guru Ngaji, Ribuan Penerima Bahagia
KH Abdul Hamid Wahid Bupati Bondowoso saat memberikan pernyataan pers

BONDOWOSO – Kabar menggembirakan datang bagi para guru ngaji di Kabupaten Bondowoso menjelang Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso resmi mencairkan insentif tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam membina pendidikan keagamaan di masyarakat.

Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), pemerintah memastikan sebanyak 5.865 guru ngaji menerima bantuan tersebut.

Setiap penerima memperoleh insentif sebesar Rp1.500.000 yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.

Kepala Bagian Kesra Bondowoso, Muhammad Royhan menjelaskan bahwa proses penyaluran dilakukan secara bertahap melalui verifikasi berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh pihak yang benar-benar berhak.

“Pencairan diprioritaskan bagi guru ngaji yang datanya lengkap dan memiliki rekening aktif,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Ia menambahkan, bagi data yang masih bermasalah, seperti rekening tidak aktif atau adanya pergantian penerima, akan diproses pada tahap berikutnya.

“Untuk data yang masih bermasalah akan kami selesaikan setelah Lebaran,” imbuhnya.

Dari total jumlah penerima tahun ini, sebanyak 518 guru ngaji dijadwalkan menerima insentif setelah Hari Raya Idulfitri.

Sementara itu, Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran guru ngaji.

Menurutnya, keberadaan guru ngaji sangat penting dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

“Guru ngaji adalah pilar penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, insentif yang diberikan bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi para guru ngaji.

“Insentif ini bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka,” tegasnya.

Bupati berharap, bantuan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para guru ngaji untuk terus berkontribusi dalam membina generasi muda yang berakhlak.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi penguatan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow