Kiai Azaim Buka MUBES XI IKSASS di Bangkalan, Alumni Diajak Sambung Juang Peradaban Bangsa Deskri

IKSASS resmi membuka MUBES XI di Bangkalan dengan mengusung tema perjuangan alumni untuk negeri beradab. Forum diwarnai deklarasi anti narkoba, santunan anak yatim, hingga seruan Kiai Azaim menjaga perjuangan sosial dan kebangsaan pesantren.

May 18, 2026 - 14:43
 0
Kiai Azaim Buka MUBES XI IKSASS di Bangkalan, Alumni Diajak Sambung Juang Peradaban Bangsa Deskri
Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, K.H.R. Ahmad Azaim Ibrahimy, S.Sy., M.H., Ph.D.,

BANGKALAN - Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) resmi membuka Musyawarah Besar (MUBES) XI pada Minggu (17/5/2026) di Pondok Pesantren Salafiyah Sa’idiyah, Bangkalan. Forum tertinggi organisasi alumni tersebut mengusung tema “Sambung Juang IKSASS untuk Negeri yang Beradab dan Berperadaban.”

Pembukaan MUBES XI berlangsung khidmat dengan balutan nuansa religius dan kebersamaan antarsantri alumni. Kegiatan diawali pembacaan Aqaid Saeket dan Ratibul Haddad, kemudian dilanjutkan santunan anak yatim sebagai simbol kepedulian sosial yang terus dijaga IKSASS di tengah agenda organisasi.

Prosesi pembukaan dihadiri langsung Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, K.H.R. Ahmad Azaim Ibrahimy, S.Sy., M.H., Ph.D., bersama jajaran masyayikh, pengurus IKSASS, hingga peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Agenda pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Mars dan Hymne IKSASS oleh Paduan Suara Universitas Ibrahimy, serta penampilan lagu “Satu Hati” dan “Sambung Juang” yang dibawakan Rizha Nur Syamsa.

Tak hanya menjadi forum konsolidasi alumni, MUBES XI IKSASS juga diwarnai deklarasi komitmen anti narkoba bersama Badan Narkotika Nasional (BNN). Langkah tersebut menjadi penegasan sikap pesantren dan alumni dalam memperkuat moralitas serta tanggung jawab sosial di tengah ancaman narkotika yang terus mengintai generasi muda.

Rangkaian acara turut diisi laporan Ketua Panitia MUBES XI IKSASS, sambutan Ketua Rayon IKSASS Bangkalan selaku tuan rumah, sambutan Sekretaris Pesantren K.H. Ach. Fadlail, S.H., M.H., hingga sambutan Asisten III Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akh. Jazuli, S.H., M.Si.

Secara resmi, pembukaan MUBES XI IKSASS ditandai dengan penabuhan gong oleh K.H.R. Ahmad Azaim Ibrahimy. Penabuhan gong itu menjadi simbol dimulainya forum musyawarah besar yang akan menentukan arah perjuangan dan kepengurusan organisasi alumni ke depan.

Dalam tausiyah dan irsyadatnya, Kiai Azaim mengajak seluruh peserta MUBES untuk bersungguh-sungguh membangun program organisasi yang lebih progresif serta memilih kepengurusan yang mampu membawa IKSASS semakin maju dan adaptif terhadap tantangan zaman.

“Kita harus terus mengikhtiarkan perjuangan lahir dan batin, dengan kesungguhan jiwa dan raga demi keberlanjutan perjuangan IKSASS,” tegas Kiai Azaim di hadapan peserta MUBES.

Pengasuh IV Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo itu juga menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan alumni agar tetap istiqamah dalam khidmah sosial, keagamaan, pendidikan, dan kebangsaan. Menurutnya, kekuatan alumni pesantren tidak hanya terletak pada jumlah, tetapi juga pada komitmen menjaga nilai perjuangan dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui tema besar “Sambung Juang IKSASS untuk Negeri yang Beradab dan Berperadaban,” MUBES XI diharapkan menjadi momentum konsolidasi strategis alumni dalam memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga warisan nilai pesantren di tengah derasnya perubahan zaman.

 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow