Operasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, 522 Personel Disiagakan Amankan Mudik Lebaran di Jember

Mar 12, 2026 - 22:28
 0
Operasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, 522 Personel Disiagakan Amankan Mudik Lebaran di Jember
Sebanyak 522 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait disiagakan untuk mengamankan arus mudik serta perayaan Idul Fitri di wilayah Jember, Kamis (12/3/2026).

KABAR RAKYAT, JEMBER - Pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri di Kabupaten Jember dimulai melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Semeru 2026 yang digelar di Alun-Alun Jember, Kamis (12/3/2026). 

Dalam operasi tersebut, sebanyak 522 personel gabungan disiagakan untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang hari raya.

Menurutnya, koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kondisi daerah.

Pengalaman sebelumnya, termasuk saat terjadi kelangkaan bahan bakar, menjadi pelajaran penting untuk memperkuat kerja sama antar lembaga.

Ia menilai, sinergi antara pemerintah daerah, aparat TNI, dan Polri berhasil meredam kepanikan masyarakat terkait pembelian bahan bakar secara berlebihan, sehingga distribusi BBM di wilayah Jember kembali normal.

Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan energi tetap aman hingga setelah Lebaran. 

Persediaan bahan bakar minyak dinilai mencukupi, sementara pasokan gas LPG juga dipastikan tersedia setelah dilakukan penambahan kuota melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Tak hanya fokus pada sektor energi, pengamanan juga akan diperkuat di sejumlah destinasi wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan kunjungan selama libur Lebaran.

Fawait menyebutkan, peningkatan jumlah wisatawan sudah diprediksi, terlebih setelah pengelolaan kawasan wisata Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo digabungkan sehingga dinilai semakin menarik minat pengunjung.

Pemerintah daerah pun berencana menggelar rapat khusus guna membahas strategi pengamanan serta pengelolaan kawasan wisata tersebut selama masa libur Lebaran.

Sementara itu, Kapolres Jember Bobby A. Condroputro menjelaskan, Operasi Ketupat Semeru 2026 akan berlangsung selama 13 hari dengan melibatkan ratusan personel dari berbagai instansi.

“Total personel yang diterjunkan sebanyak 522 orang, terdiri dari 250 personel kepolisian dan sisanya merupakan personel gabungan dari TNI serta instansi terkait lainnya,” ujarnya.

Para petugas akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan titik strategis, termasuk jalur utama lalu lintas serta kawasan wisata yang diperkirakan ramai selama arus mudik dan libur Lebaran.

Kepolisian juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi kemacetan di sejumlah titik rawan di wilayah Jember. 

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya Simpang Empat Mangli sebagai akses utama keluar masuk kota, Jalan Ahmad Yani, Jalan Trunojoyo, serta kawasan sekitar Universitas Jember yang kerap dipadati aktivitas masyarakat, terutama pada sore hari.

Melalui Operasi Ketupat Semeru 2026 yang mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, diharapkan perayaan Idul Fitri di Jember dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat. (Rok)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow