Puluhan Warga Pasuruan Desak Marinir Evaluasi Latihan Demi Jaminan Keselamatan Permukiman Warga Sekitar

Puluhan warga Desa Alas Tlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan menggelar aksi damai di depan Markas Marinir. Mereka mendesak evaluasi latihan militer menyusul dugaan peluru nyasar yang disebut beberapa kali mengenai kawasan permukiman warga. Hingga kini, pihak Marinir masih dalam proses konfirmasi terkait tuntutan tersebut.

Jul 24, 2026 - 14:33
 0
Puluhan Warga Pasuruan Desak Marinir Evaluasi Latihan Demi Jaminan Keselamatan Permukiman Warga Sekitar
Foto Istimewa

PASURUAN – Puluhan warga Desa Alas Tlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Marinir, Kamis (23/7/2026). Mereka menyampaikan aspirasi terkait dugaan peluru nyasar yang disebut beberapa kali mengenai kawasan permukiman warga saat aktivitas latihan militer berlangsung.

Aksi yang mendapat pengawalan aparat keamanan itu berlangsung tertib. Massa membawa tuntutan agar keselamatan masyarakat di sekitar lokasi latihan menjadi perhatian utama serta meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan latihan militer.

Warga mengaku diliputi rasa khawatir karena dugaan peluru nyasar dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak, lansia, dan warga yang tinggal di sekitar kawasan latihan.

Dalam aksi tersebut, massa mendesak pihak Marinir bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret dengan mengevaluasi prosedur latihan, jadwal pelaksanaan, hingga radius aman lokasi latihan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

Perwakilan massa menegaskan masyarakat membutuhkan kepastian bahwa aktivitas latihan militer dapat berlangsung tanpa mengorbankan rasa aman warga yang bermukim di sekitar kawasan tersebut.

"Masyarakat meminta adanya jaminan keselamatan yang pasti dan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan latihan militer agar tidak lagi menimbulkan ketakutan, kecemasan, apalagi membahayakan nyawa warga yang tinggal di pemukiman sekitar lokasi latihan," ujar perwakilan massa aksi.

Selain menyampaikan aspirasi melalui aksi damai, sejumlah perwakilan warga juga berupaya membuka ruang dialog dengan pimpinan Marinir. Audiensi diharapkan dapat menghasilkan solusi yang mampu menjawab keresahan masyarakat sekaligus menjaga hubungan baik antara warga dan institusi pertahanan.

Masyarakat berharap evaluasi yang dilakukan nantinya tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga diikuti langkah-langkah preventif untuk memastikan standar keamanan latihan benar-benar diterapkan secara maksimal.

Warga juga menilai komunikasi yang terbuka antara pihak Marinir dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan serta mencegah munculnya keresahan yang berkepanjangan di tengah masyarakat.

Aksi penyampaian aspirasi berlangsung tanpa insiden dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian maupun personel terkait sehingga kegiatan berjalan kondusif hingga selesai.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pimpinan Marinir mengenai tuntutan warga maupun dugaan insiden peluru nyasar yang disampaikan dalam aksi tersebut. Media masih terus berupaya memperoleh konfirmasi dan klarifikasi dari pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan informasi.

Penulis : Eka

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow