Sekda Baru Dilantik, Bupati Situbondo Target Petani Muda Bangkit Majukan Ekonomi

Bupati Situbondo melantik PJ Sekda baru dan menargetkan pembenahan birokrasi, penguatan UMKM, serta regenerasi petani muda demi percepatan pembangunan daerah.

Feb 28, 2026 - 23:11
 0

KABAR RAKYAT, SITUBONDO — Yusuf Rio Wahyu Prayogo menaruh harapan besar kepada Akhmad Yulianto Sekretaris Daerah (Sekda) untuk memperbaiki tata kelola birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo agar visi-misi daerah semakin terasa manfaatnya bagi masyarakat Situbondo.

Dia menegaskan, peran Sekda sangat strategis dalam menjembatani dinamika internal pemerintahan sehingga arah pembangunan berjalan selaras dengan program kepala daerah. 

“Saya berharap Pak Yuli bisa menjembatani semua dinamika di internal birokrasi, karena visi misi Rio–Ulfi akan tercapai ketika eksekutornya paham apa yang ingin kita kerjakan,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan langsung saat memberikan sambutan pada pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo yang digelar Sabtu, 28 Februari 2026.

Mas Rio, sapaan akrabnya, juga memaparkan sejumlah program prioritas yang tercantum dalam visi-misi pemerintah daerah ke depan, mulai sektor kesehatan, pendidikan, UMKM, hingga pertanian.

Ia menilai pengalaman Akhmad Yulianto di berbagai posisi strategis menjadi modal penting. Sebelumnya, ia pernah menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan terakhir memimpin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Selain pembenahan layanan kesehatan dan data kependudukan, bupati menaruh perhatian khusus pada penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

Menurutnya, pemerintah daerah telah meluncurkan aplikasi digital “Punya Situbondo” yang memuat informasi kuliner serta peta jelajah produk UMKM lokal. “Orang yang ingin wisata kuliner tinggal membuka aplikasi atau web Punya Situbondo, semua titik jelajah sudah tersedia,” katanya.

Di sektor pertanian, ia menekankan pentingnya regenerasi petani milenial agar anak-anak petani tetap bangga melanjutkan usaha keluarga.

“Saya ingin anak-anak petani pulang jadi petani. Kita tidak ingin mereka kuliah dari hasil tani lalu pulang hanya jadi pegawai bank,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan dinas terkait, termasuk peternakan dan perikanan, agar serius memfasilitasi generasi muda meningkatkan kapasitas produksi pangan, khususnya komoditas telur.

Mas Rio menjelaskan kebutuhan telur masyarakat mencapai sekitar 17 ton per hari, sedangkan produksi lokal baru mampu menyuplai sekitar 3,5 ton. Ia menilai peningkatan produksi pangan daerah penting untuk menekan potensi inflasi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Penulis: Khairul

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow