UNP Gelar FGD Bersama AIIB, Bahas Strategi Pembiayaan Infrastruktur Kampus
UNP menggandeng AIIB melalui FGD untuk membahas peluang pembiayaan infrastruktur kampus, termasuk pengembangan fasilitas dan rumah sakit pendidikan
PADANG – Universitas Negeri Padang (UNP) memperkuat langkah strategis dalam pengembangan infrastruktur kampus melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) di Ruang Sidang Senat UNP, Senin (13/4/2026).
FGD tersebut menghadirkan Senior Investment Officer Southeast Asia and Pacific AIIB, Deni Fauzi, yang memaparkan peluang pembiayaan pembangunan infrastruktur pendidikan tinggi berbasis investasi global.
Rektor UNP, Krismadinata, menjelaskan bahwa AIIB merupakan lembaga keuangan internasional yang menghimpun berbagai negara sebagai investor, termasuk Indonesia, untuk mendukung pembiayaan proyek strategis lintas sektor.
Menurutnya, kehadiran AIIB membuka peluang besar bagi UNP dalam mengembangkan fasilitas kampus secara berkelanjutan. Pengembangan tersebut mencakup pembangunan sarana penunjang hingga rencana rumah sakit kampus.
“Kehadiran tim AIIB di UNP diharapkan memberikan insight dan pengalaman terkait pengelolaan kampus modern di berbagai negara,” ujar Krismadinata.
Dalam forum tersebut, Deni Fauzi didampingi Syarip dan tim AIIB lainnya yang memaparkan pengalaman pengelolaan investasi serta strategi pembiayaan infrastruktur di berbagai negara.
Deni menjelaskan, AIIB merupakan lembaga yang sejajar dengan World Bank dan Asian Development Bank. Meski tergolong baru, AIIB kini memiliki 111 negara anggota dengan kantor pusat di Beijing, dan Indonesia menjadi salah satu pemegang sahamnya.
Ia menambahkan, AIIB telah terlibat dalam berbagai proyek strategis di Indonesia, termasuk pembangunan delapan rumah sakit. Salah satunya berada di RSUP Dr. M. Djamil Padang, serta proyek pengembangan di sektor pendidikan kesehatan.
Melalui FGD ini, UNP berharap dapat membuka peluang kerja sama konkret dengan AIIB sekaligus memperkuat rencana pengembangan infrastruktur kampus ke depan.
FGD tersebut juga dihadiri jajaran pimpinan UNP, mulai dari wakil rektor, dekan dan wakil dekan, kepala lembaga, kepala badan, direktur Sekolah Pascasarjana, hingga pimpinan lainnya di lingkungan kampus.
Penulis : Amryan
What's Your Reaction?