UPT Halal UNP Dan DMI Sumbar Gelar Bimtek JULEHA Sambut Idul Adha
PADANG — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Universitas Negeri Padang melalui UPT Halal menggandeng Dewan Masjid Indonesia dan Dinas Pertanian Kota Padang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (JULEHA) 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad (23–24/5/2026), itu dilaksanakan di UPT Halal UNP dan Rumah Potong Hewan (RPH) Aia Pacah, Kota Padang.
Pelatihan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kompetensi masyarakat dalam proses penyembelihan hewan kurban yang sesuai syariat Islam sekaligus memenuhi standar higienitas dan keamanan pangan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UNP yang diwakili Wakil Rektor Bidang Keuangan, Umum dan Usaha, Prof. Dr. Ir. Remon Lapisa, S.T., M.T., M.Sc.
Ketua DMI Sumatera Barat, Prof. Ganefri, menegaskan pelatihan juru sembelih halal menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan sesuai tuntunan agama dan standar kesehatan masyarakat.
Menurut Ganefri, penyembelihan hewan dalam Islam bukan sekadar proses teknis, tetapi juga mengandung nilai ibadah dan tanggung jawab moral.
“Dalam perspektif Islam, penyembelihan bukan hanya pekerjaan teknis, tetapi amanah yang mengandung nilai ibadah, ihsan atau berbuat baik, serta tanggung jawab terhadap sesama manusia dan makhluk Allah,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP, Sabtu (23/5/2026).
Ia menjelaskan, peran DMI dalam kegiatan tersebut cukup strategis karena panitia kurban di berbagai daerah umumnya berasal dari pengurus masjid.
Karena itu, peningkatan kompetensi juru sembelih halal dinilai menjadi kebutuhan penting agar proses penyembelihan hewan kurban tidak hanya sah secara agama, tetapi juga memenuhi aspek kemanusiaan dan kesehatan pangan.
Ganefri juga menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem halal di Sumatera Barat.
Pelatihan tersebut diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai pengurus masjid hingga masyarakat umum yang nantinya terlibat dalam penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha.
Peserta mendapatkan pembekalan materi mulai dasar-dasar fiqih penyembelihan, teknik penyembelihan halal, etika penyembelihan hingga standar higienitas dalam proses pemotongan hewan.
Tak hanya teori, peserta juga mengikuti praktik langsung penyembelihan di RPH Aia Pacah guna memastikan keterampilan lapangan berjalan sesuai standar.
Selain itu, peserta memperoleh sertifikat resmi dari UPT Halal UNP sebagai bentuk pengakuan kompetensi dasar juru sembelih halal.
Pelatihan juga dilengkapi pembekalan mengenai penerapan sanitasi ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh dan Halal dalam proses pengolahan daging kurban.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah kurban di masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran pentingnya standar halal dan keamanan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk halal.
What's Your Reaction?