Abdul Mu’ti Dorong Masjid Jadi Pusat Pendidikan dan Karakter Umat

Masjid di Bangkalan didorong menjadi pusat pendidikan dan pembinaan umat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, guna membentuk generasi berkarakter

May 2, 2026 - 14:16
 0
Abdul Mu’ti Dorong Masjid Jadi Pusat Pendidikan dan Karakter Umat
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menandatangani prasasti peresmian Masjid Al Huda Burneh di Bangkalan, disaksikan sejumlah tokoh dan pejabat daerah dalam rangkaian kegiatan penguatan peran masjid sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat

BANGKALAN – Keberadaan masjid di tengah masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat. Sejak masa Rasulullah SAW, masjid telah menjadi ruang lahirnya berbagai kegiatan keilmuan, sosial, hingga pembentukan karakter masyarakat.

Kini, fungsi tersebut mulai kembali dihidupkan di berbagai daerah, termasuk di Bangkalan. Beragam kegiatan seperti mengaji Al-Qur’an, madrasah diniyah, kajian keislaman, hingga pembinaan akhlak generasi muda rutin digelar di lingkungan masjid.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya penguatan fungsi pendidikan di masjid, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Masjid Al Huda Burneh, Jumat (1/5/2026).

“Masjid jangan hanya ramai saat salat berjamaah saja, tetapi juga harus hidup dengan kegiatan pendidikan dan pembinaan masyarakat. Dari masjid, lahir generasi yang cerdas dan berkarakter kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, masjid dapat menjadi benteng moral bagi generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif, seperti pergaulan bebas dan penyalahgunaan teknologi.

Keterlibatan remaja masjid juga dinilai menjadi kunci keberlangsungan aktivitas keagamaan dan sosial. Dengan aktivitas positif, generasi muda dapat lebih produktif sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Saat ini, sejumlah masjid bahkan telah menyediakan fasilitas pendukung seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), perpustakaan, ruang belajar, hingga pelatihan kewirausahaan bagi jamaah.

Masyarakat berharap pemerintah dan pengurus masjid terus mendorong program edukatif agar manfaat masjid semakin dirasakan luas. Dengan demikian, masjid tidak hanya menjadi simbol ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, persatuan, dan pemberdayaan umat.


Penulis : Luhur Utomo

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow