Alumni Nurul Jadid Situbondo Bagikan 5.000 Takjil kepada Pengendara Pantura
Alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid yang tergabung dalam komunitas REDHAWK Situbondo membagikan 5.000 paket takjil kepada pengendara di jalur Pantura Situbondo. Aksi sosial ini dilakukan untuk mempererat solidaritas alumni sekaligus membantu masyarakat menjelang waktu berbuka puasa
KABAR RAKYAT,SITUBONDO — Alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo yang tergabung dalam komunitas REDHAWK Situbondo menggelar aksi sosial dengan membagikan ribuan takjil kepada pengendara di jalur Pantura Situbondo, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan berbagi takjil ini dilaksanakan di Jalan Basuki Rahmat, Curah Jeru, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo. Puluhan alumni turun langsung ke jalan untuk membagikan makanan berbuka puasa kepada para pengguna jalan.
Tak hanya pengendara sepeda motor, paket takjil juga diberikan kepada pengemudi kendaraan roda empat serta tukang becak yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.
Ketua Alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid Situbondo yang menamai komunitasnya REDHAWK, Fernandes Rasidi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial para alumni kepada masyarakat.
Menurut Fernandes, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan antaralumni sekaligus berbagi dengan masyarakat.
“Ini salah satu bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, sekaligus menjaga kesolidan antaralumni pondok,” ujar Fernandes.
Ia menjelaskan bahwa jalur Pantura dipilih karena merupakan jalur nasional yang ramai dilintasi kendaraan menjelang waktu berbuka puasa.
Melalui kegiatan ini, para alumni berharap dapat membantu para pengendara yang belum sempat menyiapkan makanan berbuka.
Dalam kegiatan tersebut, komunitas REDHAWK Situbondo membagikan sekitar 5.000 paket takjil kepada masyarakat yang melintas.
Meskipun tidak semua pengendara mendapatkan takjil, pembagian tersebut tetap disambut antusias oleh masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan.
Selain aksi sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat nilai spiritual dan semangat berbagi di kalangan alumni pesantren.
Salah satu alumni, Ayubi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian yang harus terus dipupuk di tengah masyarakat.
“Terlaksananya kegiatan bagi takjil ini tidak lepas dari kebersamaan para alumni yang sepakat untuk berbagi rezeki kepada masyarakat,” kata Ayubi.
Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan setiap tahun sebagai bentuk kontribusi alumni kepada masyarakat luas.
Komunitas alumni REDHAWK Situbondo sendiri dikenal sebagai wadah alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid yang aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari sektor ekonomi, sosial, hingga budaya di daerah.
What's Your Reaction?