Dorong Kemudahan Akses Layanan, Enam Faskes Terima Penghargaan Pemanfaatan Antrean Online Mobile JKN

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Banyuwangi terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di fasilitas pelayanan kesehatan melalui pemberian penghargaan fasilitas kesehatan terbaik

Jan 23, 2026 - 12:51
Jan 23, 2026 - 12:52
 0
Dorong Kemudahan Akses Layanan, Enam Faskes Terima Penghargaan Pemanfaatan Antrean Online Mobile JKN
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Banyuwangi, Titus Sri Hardianto berforo bersama penerima penghargaan Faskes terbaik

KABAR RAKYAT, BANYUWANGI - BPJS Kesehatan Kantor Cabang Banyuwangi terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di fasilitas pelayanan kesehatan guna meningkatkan mutu layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian Penghargaan Fasilitas Kesehatan Terbaik dalam Pemanfaatan Antrean Online Mobile JKN Tahun 2025 kepada 6 fasilitas kesehatan.

Penghargaan dengan capaian pemanfaatan antrean Mobile JKN tertinggi kategori Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) diberikan kepada RS Bakti Mulia sebagai peringkat pertama, disusul RSUD Asembagus Situbondo di peringkat kedua dan RS Al Rohmah Banyuwangi di peringkat ketiga.

Sedangkan dari kategori Fasilitas Keshatan Tingkat Pertama (FKTP) penghargaan diberikan kepada drg. Ayun Mustikaningrum untuk peringkat pertama, diikuti drg. Gustini Kwartianti dan ketiga yaitu dr. Anik Trihastutik.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Faskes yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN. Penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Titus Sri Hardianto selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi pada, Jum’at (23/01/2026).

Titus menyampaikan era digitalisasi saat ini mengakomodir segala kemudahan akses bagi peserta, termasuk dalam memperoleh pelayanan JKN. Hal tersebut yang mendorong fasilitas kesehatan di Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo untuk terus beradaptasi dengan pemanfaatan sistem antrean online guna meningkatkan kualitas pelayanan.

“Pengguna Aplikasi Mobile JKN terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hingga Januari 2026, peserta yang telah melakukan registrasi di Banyuwangi dan Situbondo tercatat sebanyak 373.573 pengguna dengan pengguna terbanyak pada segmen peserta mandiri yaitu 110.394 pengguna, disusul oleh segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 98.045 pengguna,” ungkap Titus.

Dengan capaian tersebut, Titus berharap pemanfaatan antrean online dapat membantu mengurangi kepadatan pasien di ruang tunggu. Melalui sistem ini, peserta dapat memantau progres antrean secara real time dan menyesuaikan waktu kedatangan sesuai dengan nomor antreannya, sehingga potensi penularan penyakit antar pasien selama menunggu pelayanan juga dapat diminimalkan.

Turut hadir dan menyerahkan penghargaan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo mengapresiasi adanya kegiatan pemberian penghargaan kepada fasilitas kesehatan. Ia menilai kegiatan ini mampu memotivasi fasilitas kesehatan lainnya untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Banyak manfaat yang dirasakan masyarakat dengan adanya antrean online, terutama dalam mengurangi waktu tunggu di fasilitas kesehatan. Semoga fasilitas kesehatan lainnya juga dapat menerapkan antrean online ini secara optimal,” ujar Dwi.***

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

HARYADI Banyuwangi