Gerakan Naik Transportasi Umum, Bupati Ipuk Fiestiandani Pilih Becak Listrik ke Kantor

Karyawan di lingkungan Pemkab Banyuwangi konsisten melaksanakan Gerakan menggunakan transportasi umum dan ojek online setiap hari Jum’at. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali memberi contoh dengan berangkat kerja tanpa kendaraan dinas

Feb 14, 2026 - 09:46
Feb 14, 2026 - 09:47
 0
Gerakan Naik Transportasi Umum, Bupati Ipuk Fiestiandani Pilih Becak Listrik ke Kantor
Bupati Banyuwangi,Ipuk fiestiandani naik becak listrik ke kantor sebagai contoh konsistensi gerakan naik transportasi umum

KABAR RAKYAT, BANYUWANGI - Karyawan di lingkungan Pemkab Banyuwangi konsisten melaksanakan Gerakan menggunakan transportasi umum dan ojek online setiap hari Jum’at. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali memberi contoh dengan berangkat kerja tanpa kendaraan dinas.

Seperti pekan-pekan sebelumnya, Ipuk berangkat dari rumah menuju Kantor Pemkab menggunakan moda transportasi publik. Jika sebelumnya sempat naik angkot dan ojek online, kali ini ia memilih becak listrik.

Becak listrik tersebut merupakan bagian dari program bantuan Presiden Prabowo yang disalurkan kepada para pengemudi becak lansia di Banyuwangi.

"Nyaman juga naik becak listrik ini, tahu-tahu sudah sampai kantor," ujar Ipuk sambil tersenyum, Jumat (13/2/2026).

Ipuk menyampaikan, naik transportasi umum setiap Jumat merupakan kebijakan rutin yang berlaku bagi seluruh pegawai Pemkab.

"Ini gerakan rutin setiap Jumat dan akan terus berlanjut. Seluruh karyawan pemkab berangkat dan pulang kerja menggunakan transportasi publik, baik angkutan umum maupun ojek online," kata Ipuk.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi salah satu cara mendorong peningkatan pendapatan para sopir angkutan umum sekaligus mengurangi polusi.

"Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari dukungan kita agar transportasi umum semakin berdaya," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga membagikan helm kepada sejumlah pengemudi sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan berkendara.

Salah satu pengemudi ojek online asal Kecamatan Licin, Ambon, mengaku bersyukur adanya program ini. Sehingga bisa menambah pendapatan mereka.

"Di sini kami bersama dengan transportasi lain mendukung program Pemkab Banyuwangi," kata dia.

Ambon juga bersyukur dengan pertumbuhan pariwisata Banyuwangi. Dampaknya, ia kerap menerima penumpang dari wisatawan asing. Meski begitu, pengemudi juga dituntut mampu beradaptasi, termasuk berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara.

"Beruntungnya saya bisa bahasa Inggris sedikit-sedikit. Karena tamu yang saya antar itu ada dari Australia dan Selandia Baru," katanya.

Ia berharap ke depan ada pendampingan atau pelatihan bahasa bagi para pengemudi, sehingga mereka bisa semakin menguasainya.***

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

HARYADI Banyuwangi