Kunjungi Trenggalek, Wapres Gibran Serap Lima Aspirasi Warga dan Janji Tindaklanjut

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyerap lima aspirasi warga Trenggalek terkait bendungan, JLS, anggaran desa, pembebasan lahan, dan BPJS PBI.

Apr 30, 2026 - 15:38
 0
Kunjungi Trenggalek, Wapres Gibran Serap Lima Aspirasi Warga dan Janji Tindaklanjut
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat meninjau langsung lokasi pembangunan dalam kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam menyerap aspirasi masyarakat serta mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

TRENGGALEK – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyerap sejumlah aspirasi masyarakat saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (30/4/2026). Sedikitnya lima poin utama disampaikan warga dan langsung diteruskan untuk ditindaklanjuti pemerintah.

Salah satu aspirasi utama terkait pemanfaatan Bendungan Tugu untuk mendukung ketahanan pangan. Kepala Desa Karangturi, Puryono, menilai bendungan yang telah rampung beberapa tahun lalu belum memberikan dampak maksimal bagi petani.

“Dampaknya belum terasa karena belum ada aliran-aliran tersier,” ujar Puryono.

Ia menjelaskan, belum tersedianya jaringan irigasi tersier membuat air bendungan belum bisa dimanfaatkan secara optimal untuk membuka lahan pertanian baru.

Selain itu, warga juga menyoroti pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang belum sepenuhnya tersambung. Dari total kebutuhan, sekitar 42 kilometer ruas jalan masih belum rampung.

Di sisi timur, pembangunan JLS telah mencapai Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo. Sementara di sisi barat masih berbatasan dengan wilayah Kabupaten Pacitan. Adapun ruas yang belum tersambung berada di segmen Watulimo–Munjungan hingga Munjungan–Panggul.

Aspirasi berikutnya berkaitan dengan anggaran desa. Puryono berharap adanya penambahan alokasi dana, mengingat sebagian anggaran saat ini difokuskan pada program prioritas pemerintah pusat.

“Mohon adanya penambahan program anggaran ke desa mengingat semangat pembangunan nasional berawal dari desa,” katanya.

Warga juga menyoroti percepatan pembebasan lahan untuk pembangunan Bendungan Bagong. Mereka meminta pemerintah segera menyelesaikan proses pembebasan lahan milik warga maupun Perhutani agar proyek strategis tersebut tidak terhambat.

Keluhan lainnya berkaitan dengan penonaktifan peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinilai berdampak pada masyarakat kurang mampu.

“Mohon Pak Gibran tindak lanjutnya segera,” ucap Puryono.

Menanggapi hal tersebut, Gibran Rakabuming Raka menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan dari masyarakat. Ia mengaku sering menerima aspirasi serupa, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

“Terima kasih atas masukannya. Saya tadi di Pacitan juga bertemu dengan kepala desa. Di kantor saya juga sering menerima aspirasi melalui sosmed maupun surat,” kata Gibran.

Ia memastikan seluruh aspirasi akan segera ditindaklanjuti, mulai dari persoalan infrastruktur hingga bantuan sosial.

“KIS PBI, Bendungan Tugu, serta ruas jalan sekitar 42 kilometer yang belum tersambung akan segera kita tindak lanjuti. Termasuk pembebasan lahan, akan kita carikan solusi terbaik,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran juga meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Bagong. Turut mendampingi, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta jajaran Forkopimda dan pejabat terkait.


Penulis : Winoto Hadi

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow