Pemkab Jember Jalin Sister City dengan Jinhua, Tiongkok; Buka Peluang Investasi dan Ekspor Kopi

Jun 3, 2026 - 10:23
Jun 4, 2026 - 14:22
 0
Pemkab Jember Jalin Sister City dengan Jinhua, Tiongkok; Buka Peluang Investasi dan Ekspor Kopi
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Konsultan Republik Rakyat Tiongkok

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember resmi memulai kerja sama internasional dengan Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok. Kesepakatan awal tersebut ditandai dengan penandatanganan Notulen Pertemuan Perundingan Pembentukan Hubungan Sister City di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa malam (2/6/2026).

Penandatanganan itu mempertemukan Bupati Jember Muhammad Fawait dengan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok Ye Su serta Wakil Ketua Chinese People's Political Consultative Conference (CPPCC) Kota Jinhua Yang Jianming.

Dalam kesempatan tersebut, Yang Jianming menjelaskan bahwa hubungan antara Jinhua dan Jember telah dirintis sejak Desember 2025 melalui kunjungan delegasi Jinhua ke Jember. Dari pertemuan itu, kedua pihak membangun fondasi kerja sama yang kini memasuki tahap yang lebih konkret.

"Penandatanganan notulen ini menandai dibukanya babak baru dalam kerja sama persahabatan antara Jinhua dan Jember," ujarnya.

Sementara itu, Konsul Jenderal Tiongkok Ye Su menyebut momentum tersebut sebagai langkah penting untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok melalui kerja sama antarpemerintah daerah.

"Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan bilateral Tiongkok dan Indonesia berkembang dengan baik. Kerja sama daerah memiliki peran yang sangat penting dalam hubungan tersebut. Saya yakin momen hari ini menjadi titik awal yang baik untuk memberikan kontribusi bagi hubungan bilateral kedua negara," katanya.

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa ketertarikan Kota Jinhua menjadi bukti bahwa Jember mulai mendapat perhatian dari dunia internasional.

"Hari ini Jember tidak hanya dilirik di tingkat nasional, tetapi juga oleh dunia internasional. Ini merupakan tahap awal kerja sama sister city yang ke depan dapat berkembang menjadi sister hospital, sister school, dan berbagai bentuk kerja sama lainnya," ujarnya.

Menurutnya, sejumlah sektor strategis telah menjadi bahan pembahasan kedua pihak, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pengelolaan sampah. Bahkan, terdapat ketertarikan dari pihak Tiongkok untuk menjajaki investasi di sektor pengelolaan sampah di Jember.

"Kami berharap dapat bekerja sama dalam menangani persoalan sampah di Jember. Hal ini disambut baik oleh pihak Tiongkok yang tertarik berinvestasi di bidang pengelolaan sampah," ungkapnya.

Selain investasi, peluang ekspor produk unggulan Jember juga mulai terbuka. Salah satunya adalah komoditas kopi yang dinilai memiliki potensi besar untuk menembus pasar Tiongkok.

"Tadi juga dibahas potensi produk seperti kopi. Mudah-mudahan ini menjadi peluang, sehingga selain investasi yang masuk ke Jember, produk-produk unggulan Jember juga dapat diekspor dan dikerjasamakan dengan Jinhua," kata Fawait.

Gus Fawait menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember siap memberikan kemudahan kepada investor selama kerja sama yang terjalin memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

"Tiongkok harus untung, Indonesia harus untung, Jember harus untung, termasuk masyarakat Jember. Itu prinsip yang kami pegang dalam setiap kerja sama," pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow