Warga Perumtas 3 Sidoarjo Adukan Pasar Minggu ke Bupati

Warga Perumtas 3 Desa Grabagan, Sidoarjo, mengadukan keberadaan pasar minggu kepada Bupati Sidoarjo. Pasar yang beroperasi setiap Minggu itu dinilai mengganggu akses warga dan mempercepat kerusakan fasilitas jalan di lingkungan perumahan.

Jun 25, 2026 - 17:04
 0
Warga Perumtas 3 Sidoarjo Adukan Pasar Minggu ke Bupati
Warga Perumtas 3 Sidoarjo Adukan Pasar Minggu ke Bupati

SIDOARJO – Warga Perumahan Perumtas 3, Desa Grabagan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, resmi mengadukan keberadaan pasar minggu kepada Bupati Sidoarjo. Pasar yang beroperasi setiap akhir pekan itu dinilai mengganggu aktivitas warga serta berdampak pada kerusakan fasilitas umum di lingkungan perumahan.

Keluhan tersebut disampaikan dalam surat resmi yang dikirimkan kepada Bupati Sidoarjo dan dibahas dalam pertemuan mediasi bersama sejumlah pihak terkait di Aula Kantor Kecamatan Wonoayu, Rabu (24/6/2026).

Tokoh masyarakat Perumtas 3, Junaidi, mengatakan pengaduan tersebut merupakan aspirasi bersama warga yang selama bertahun-tahun merasakan dampak keberadaan pasar minggu di sekitar kawasan perumahan.

Menurutnya, langkah tersebut tidak dilatarbelakangi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu, melainkan murni untuk memperjuangkan kenyamanan dan kepentingan warga.

“Kami selaku tokoh masyarakat mewakili seluruh warga Perumtas 3 Desa Grabagan. Kami hanya menyampaikan keluhan seluruh warga dan tidak memiliki kepentingan apa pun,” ujar Junaidi.

Ia menjelaskan, pasar minggu yang berada di sepanjang akses masuk Perumtas 3 telah menimbulkan berbagai persoalan. Salah satunya adalah terganggunya arus lalu lintas karena jalan utama dipenuhi pedagang kaki lima (PKL) setiap hari Minggu.

Akibatnya, kendaraan yang seharusnya melintas di jalan utama dialihkan masuk ke kawasan perumahan. Kondisi tersebut menyebabkan akses keluar masuk warga menjadi tidak nyaman dan sering mengalami hambatan.

Selain mengganggu mobilitas warga, lonjakan kendaraan yang melintas di jalan lingkungan juga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan di dalam perumahan.

“Setiap hari Minggu warga kesulitan keluar masuk perumahan karena arus kendaraan dialihkan ke dalam lingkungan kami. Dampaknya, jalan perumahan juga lebih cepat rusak,” ungkapnya.

Junaidi menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima warga, aktivitas pedagang kaki lima di lokasi tersebut dikelola oleh kelompok masyarakat yang berasal dari luar Desa Grabagan.

Karena itu, warga berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah konkret untuk menertibkan aktivitas pasar minggu demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Melalui surat yang dikirimkan kepada Bupati Sidoarjo, warga Perumtas 3 meminta adanya solusi yang adil bagi semua pihak tanpa mengabaikan hak masyarakat yang terdampak.

“Demikian permohonan ini kami sampaikan. Besar harapan warga Perumtas 3 mendapatkan solusi yang seadil-adilnya,” kata Junaidi.

Surat pengaduan tersebut ditandatangani para Ketua RW se-Perumtas 3 dan diketahui oleh Kepala Desa Grabagan serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

Salinan surat juga ditembuskan kepada sejumlah instansi terkait, di antaranya Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, Camat Tulangan, Camat Wonoayu, Pemerintah Desa Grabagan, Pemerintah Desa Popoh, serta BPD Grabagan.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah penanganan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan normal tanpa terganggu keberadaan pasar minggu yang selama ini menjadi keluhan bersama.

Penulis : Amrizal Zulkarnain

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow