Jelang Kepulangan Jemaah Haji, Kemenhaj Jember Larang Penjemputan dan Arak-Arakan

Jun 25, 2026 - 14:09
Jun 25, 2026 - 16:59
 0
Jelang Kepulangan Jemaah Haji, Kemenhaj Jember Larang Penjemputan dan Arak-Arakan
Nur Sholeh, Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jember

JEMBER – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jember melarang keluarga jemaah melakukan penjemputan langsung ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya menjelang kepulangan jemaah haji asal Jember dari Arab Saudi. Seluruh jemaah akan dipulangkan secara terpusat ke sejumlah titik penjemputan di Jember menggunakan armada yang telah disiapkan pemerintah.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jember, Nur Sholeh, mengatakan proses pemulangan jemaah dilakukan secara terkoordinasi mulai dari Arab Saudi hingga tiba di daerah asal.

"Tidak ada penjemputan mandiri. Seluruh jemaah akan dijemput oleh petugas Kemenhaj dan Pemerintah Kabupaten Jember," kata Nur Sholeh, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah diterbangkan dari Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya, jemaah akan menjalani proses kedatangan di Asrama Haji Sukolilo sebelum diberangkatkan ke Jember.

Untuk mendukung proses pemulangan, Kemenhaj bersama Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan 101 armada yang terdiri atas 95 bus besar, lima kendaraan elf, dan satu bus kecil. Armada tersebut akan mengantar jemaah menuju titik penjemputan yang telah ditentukan.

Nur Sholeh juga mengimbau keluarga dan masyarakat tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan saat menyambut kedatangan jemaah.

Menurutnya, euforia penyambutan tidak boleh mengganggu ketertiban lalu lintas maupun keselamatan pengguna jalan.

"Jaga keselamatan dan ketertiban di jalan. Hormati hak pengguna jalan lain dengan tidak melakukan arak-arakan," ujarnya.

Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Jember mencapai 2.960 orang, menjadikannya sebagai daerah dengan jumlah jemaah haji terbanyak di Jawa Timur. Proses pemulangan berlangsung mulai 24 hingga 29 Juni 2026.

Pada Kamis (25/6/2026), jemaah dijadwalkan tiba di sejumlah titik penjemputan, yakni KBIHU Al Barokah Kalisat, KBIHU Assunniyyah Kencong, RSU Universitas Muhammadiyah Jember, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Jatiroto, KBIHU Bustanul Ulum Mlokorejo, Kantor Kecamatan Ambulu, KBIHU Al Haramain Sukowono, dan Masjid An-Nur Bangsalsari.

Selanjutnya, pada Jumat (26/6/2026), titik penjemputan berada di Secaba Rindam V/Brawijaya Sumbersari, KBIHU Al Mutazam Jenggawah, Pondok Pesantren Darus Sholah Kaliwates, KBIHU Al Qodiri Gebang, dan KBIHU Nurul Qornain Sukowono.

Sementara itu, pada Sabtu (27/6/2026), jemaah akan tiba di KBIHU Al Ghozali Keranjingan dan Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung. Khusus Kloter 98 yang berisi 143 jemaah dijadwalkan tiba di Secaba Rindam V/Brawijaya.

Adapun jemaah lainnya akan tiba secara bertahap bersama kloter dari kabupaten lain hingga Senin (29/6/2026) malam.

Pemerintah berharap skema pemulangan terpusat tersebut dapat memastikan kepulangan jemaah haji asal Jember berlangsung tertib, aman, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow