Bangunan SDN Tanjungjati 1 Bangkalan Mangkrak, Siswa Terpaksa Belajar di Teras Sekolah

Proyek rehabilitasi SDN Tanjungjati 1 Kecamatan Bangkalan mangkrak, memaksa siswa belajar di teras sekolah. Guru dan orang tua keluhkan kondisi belajar yang tidak layak dan mendesak pemerintah segera menyelesaikan pembangunan.

Apr 23, 2026 - 05:18
Apr 23, 2026 - 06:28
 0
Bangunan SDN Tanjungjati 1 Bangkalan Mangkrak, Siswa Terpaksa Belajar di Teras Sekolah
Kondisi bangunan SDN Tanjungjati 1 Bangkalan yang mangkrak terlihat rusak dan belum rampung pada bagian atas, sementara di bagian bawah para siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di halaman sekolah dengan fasilitas seadanya.

BANGKALAN - Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Tanjungjati 1, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, berlangsung dalam kondisi memprihatinkan akibat proyek rehabilitasi gedung sekolah yang mangkrak tanpa kejelasan penyelesaian.

Alih-alih meningkatkan kenyamanan siswa siswi belajar, pembangunan yang terhenti justru membuat para siswa harus menjalani proses pembelajaran dalam sebuah keterbatasan fasilitas.

Akibat terbengkalainya proyek tersebut, sejumlah siswa terpaksa mengikuti pelajaran di teras sekolah dengan fasilitas seadanya pula.

Para guru tetap berupaya menjalankan proses belajar mengajar meski harus menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan ruang hingga gangguan cuaca.

Salah satu guru yang enggan namanya disebut mengungkapkan kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan berdampak pada efektivitas pembelajaran.

“Kalau hujan, anak-anak harus berdesakan mencari tempat yang tidak kehujanan. Ini jelas tidak ideal untuk kegiatan belajar,” ujarnya.

Seorang Guru yang namanya ini minta dirahasiakan menjelaskan, Kondisi tersebut juga memicu kekhawatiran para orang tua siswa terhadap kualitas pendidikan anak-anak mereka.

Mereka menilai situasi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menurunkan mutu pembelajaran.

Para wali murid berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar pembangunan dapat dilanjutkan dan diselesaikan.

Sementara itu, pihak sekolah mengaku telah berulang kali berkoordinasi dengan instansi terkait guna menanyakan kelanjutan proyek rehabilitasi.

Namun hingga kini, belum ada kepastian kapan pembangunan akan kembali dilanjutkan.

Situasi ini menjadi perhatian serius karena fasilitas pendidikan yang layak merupakan hak dasar setiap siswa.

Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan segera turun tangan untuk menuntaskan proyek mangkrak tersebut.

Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan nyaman bagi seluruh siswa.

Pada Oktober 2025, melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, UPTD SDN Tanjungjati 1 Kamal memperoleh program contractual anggaran DAUM Earmark untuk rehabilitasi gedung kelas.

Nilai anggaran proyek tersebut mencapai Rp329.800.000 dan dikerjakan oleh CV Anti Mati Gaya sebagai pelaksana.

Namun, proyek yang diharapkan rampung tepat waktu itu justru terhenti di tengah jalan.

Mengutip harianmerdekapost.com edisi 20 April 2026, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar menyebut adanya kesalahan dalam perencanaan rehabilitasi gedung kelas.

Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan mengakui keputusan perencanaan tersebut tidak tepat karena anggaran yang tersedia tidak mencukupi.

Selain itu, dana tambahan yang diajukan juga tidak terealisasi pada tahun 2026.

Penulis : Luhut Utomo

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow