TMMD Ke-128 Bangkalan Fokus Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Infrastruktur Desa

Program TMMD ke-128 di Bangkalan resmi dibuka dengan fokus penanganan kemiskinan ekstrem, pembangunan infrastruktur desa, air bersih, dan perbaikan RTLH melalui sinergi TNI dan pemerintah daerah.

Apr 23, 2026 - 05:23
 0
TMMD Ke-128 Bangkalan Fokus Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Infrastruktur Desa
TMMD 128 Bangkalan Digenjot, TNI Targetkan Air Bersih dan RTLH

BANGKALAN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0829/Bangkalan resmi dimulai dengan fokus pada percepatan pembangunan di wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

Kegiatan yang mengusung tema TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa ini dibuka langsung oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim di Alun-alun Selatan Kota Bangkalan, Rabu (22/4/2026).

Pembukaan TMMD turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Kasiter Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Kav Ivan Alfa, serta Danlanud Muljono Kolonel Pnb Ahmad Mulyono.

Sebanyak 160 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur lainnya dikerahkan dalam program tersebut.

TMMD ke-128 ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 22 Mei 2026.

Adapun total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp1,3 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bangkalan.

Dalam kegiatan pembukaan, juga dilakukan penandatanganan berita acara serah terima program TMMD.

Selain itu, dilakukan penyematan tanda peserta serta penyerahan simbolis alat kerja berupa cangkul dan sekop kepada perwakilan peserta.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan bahwa program TMMD menjadi langkah strategis untuk menangani wilayah dengan kondisi darurat ekstrem.

Ia menyebut sejumlah persoalan mendesak yang harus segera ditangani, mulai dari kekeringan, jalan rusak, hingga perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).

Menurutnya, ketersediaan air bersih juga menjadi kebutuhan krusial masyarakat di beberapa desa.

“Gotong royong TNI lewat TMMD yang berbaur dengan masyarakat, ciptakan kepedulian untuk atasi kemiskinan ekstrem di Desa Galis Dajah,” ujar Lukman Hakim.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan di daerah tertinggal.

Sementara itu, Komandan Kodim 0829 Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi selaku Dansatgas TMMD ke-128 menjelaskan fokus program tidak hanya pada infrastruktur.

Ia menyebut penanganan kekeringan, RTLH, dan jalan rusak menjadi prioritas utama dalam kegiatan TMMD kali ini.

Selain itu, penyediaan air bersih menjadi perhatian serius karena sangat dibutuhkan masyarakat.

“Titik fokus kita nanti pada sumber mata air yang perlu dinaikkan ke atas secara gratifikasi dan optimalisasi, sehingga kebutuhan air bersih dapat teratasi,” jelasnya.

Nanang menegaskan, TMMD merupakan sarana strategis untuk mendorong percepatan pembangunan desa.

Ia juga menilai program ini mampu memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.

“TMMD ini adalah sarana produktif untuk membantu percepatan pembangunan desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan.

Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan program TMMD ke-128 mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Bangkalan.

Penulis : Luhur Utomo

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow